Bangun Tidur Pagi Hari Bukan Saat Tepat Minum Kopi - Kompas.com

Bangun Tidur Pagi Hari Bukan Saat Tepat Minum Kopi

Ariska Puspita Anggraini
Kompas.com - 11/01/2018, 15:00 WIB
Ilustrasi kopiCreatas Ilustrasi kopi

KOMPAS.com - Kopi telah menjadi minuman primadona masyarakat Indonesia. Selain dipercaya meningkatkan produktivitas, kopi juga banyak memiliki manfaat kesehatan lainnya.

Minum kopi setelah bagun tidur di pagi hari telah menjadi gaya hidup tersendiri.

Sayangnya, ternyata ini bangun tidur ternyata bukanlah waktu yang tepat untuk menikmati kopi. Para ilmuwan yang telah membuktikan dalil tersebut.

Menurut mereka, bangun tidur di pagi hari bukan saat yang tepat untuk secangkir kopi karena produksi kortisol tubuh berada pada kuantitas puncak.

Kita cenderung menganggap kortisol sebagai "hormon stres" karena disekresikan dalam jumlah yang lebih tinggi saat kita berada dalam tekanan.

Namun, kortisol juga merupakan 'hormon kewaspadaan' karena saat tubuh merasa tertekan, secara otomatis kewaspadaan akan meningkat.

Menurut ahli chronopharmacologists, mengonsumsi kafein saat tubuh berada dalam kondisi kortisol tinggi akan membuat produksi kortisol menurun.

Ini yang menyebabkan manfaat kafein tidak akan terasa sekaligus, melawan kortisol yang ada.

Parahnya lagi, keadaan ini akan mengembangkan toleransi terhadap kopi, atau malah membuat kita kecanduan kafein.

Baca: Gemetar Setelah Minum Kopi? Mungkin Anda Overdosis Kafein

Jadi, agar manfaat kopi terasa, cobalah untuk menunggu satu jam setelah bangun tidur sebelum menyeduh secangkir kopi.

Atau, Kamu bisa meminum kopi antara pukul 13.00-17.00 dan sekitar pukul 18.30. Jam-jam tersebut dipercaya menjadi masa di mana hormon kortisol belum mencapai puncak produksi.

 

PenulisAriska Puspita Anggraini
EditorGlori K. Wadrianto

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM