Staf Gedung Bakal Dilarang Memakai "SmartWatch" - Kompas.com

Staf Gedung Bakal Dilarang Memakai "SmartWatch"

Ariska Puspita Anggraini
Kompas.com - 12/01/2018, 22:58 WIB
SmartWatch Staf Gedung Putih SmartWatch Staf Gedung Putih

KOMPAS.com - Sepertinya beberapa staf Gedung Putih harus menanggalkan smartwach mereka saat bekerja di salah satu area Gedung Putih.

Ini terjadi sejak adaya aturan yang melarang penggunaan perangkat dengan kemampuan WiFi, Bluetooth, radio, atau seluler di West Wing yang merupakan pusat kantor-kantor terpenting Presiden Amerika Serikat.

Aturan ini diterbitkan melalui memo Kepala Staf Gedung Putih John Kelly pada hari Rabu (10/1/2018). Aturan tersebut meliputi penggunaan smartwatch dan pencatat kebugaran yang memiliki kemampuan yang dtelah disebutkan sebelumnya.

Peraturan tersebut akan diberlakukan mulai Selasa depan (16/1/2018). Berdasakan memo yang beredar, larangan mengenai pemakaian perangkat canggih ini dirancang untuk alasan keamanan.

Pihak Gedung Putih berupaya melindungi infrastruktur teknologi informasi Gedung Putih dari ancaman atau kebocoran rahasia.

CNN melaporkan bahwa tidak ada orang yang senang dengan larangan yang diajukan ini. Beberapa orang bertanya-tanya bagaimana mereka bisa tetap berhubungan dengan keluarga mereka saat harus bekerja 12 jam lebih.

Pejabat senior Gedung Putih mengatakan bahwa larangan tersebut juga dirancang untuk mencegah kebocoran dan memastikan produktivitas orang-orang yang bekerja di sana.

Baca :Mengapa Rumah Presiden AS Dijuluki Gedung Putih?

Mengingat fakta bahwa staf akan dapat menggunakan perangkat mereka di luar area West Wing, mereka bisa sedikit bernafas lega. Apalagi, para staf masih diizinkan menerima dan menulis surat.

Penting untuk dicatat bahwa larangan ini hanya berlaku di area West Wing.

Untuk tujuan kebijakan ini, memo tersebut menuliskan bahwa West Wing tidak termasuk Ruang Briefing James S. Brady Press, ruang kerja Pers Korps Gedung Putih dan area umum terbuka lainnya, seperti Rose Media atau North Lawn tempat awak media berkumpul.

Nah, para staf tetap dapat mengikuti perkembangan peristiwa terbaru lewat Twitter di siang hari. Hanya saja kenyamananya akan berkurang dibanding sebelumnya.

PenulisAriska Puspita Anggraini
EditorWisnubrata
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM