Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penyebab Kulit Kusam dan Pecah-pecah pada Pasien Diabetes

Kompas.com - 25/04/2019, 07:35 WIB
Nabilla Tashandra,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Angka penderita diabetes terus meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF) 2017, 90 persen dari total kasus diabetes di dunia merupakan diabetes tipe 2.

Dr. Bhanu, Sp.PD, B.Med.Sc. menyebutkan, salah satu gejala diabetes tipe 2 adalah Acanthosis nigricans atau masalah kulit yang ditandai dengan kulit yang lebih gelap, kusam, bahkan pecah-pecah.

Diabetes, kata Bhanu, adalah penyakit dalam darah. Jumlah kadar gula yang terlalu banyak dalam tubuh menyebabkan darah menjadi lebih kental.

Dr. Bhanu, Sp.PD, B.Med.Sc menjelaskan mengenai penyakiy diabetes di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Dr. Bhanu, Sp.PD, B.Med.Sc menjelaskan mengenai penyakiy diabetes di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).
Pembuluh darah manusia ibarat terowongan. Darah yang mengental tersebut akan lebih mudah mengendap.

"Kalau mengendap artinya tersumbat. Kalau pembuluh darah di bagian ujung-ujung tubuh makin mengecil, nutrisi yang mengalir ke sana pun kurang."

Hal itu diungkapkan Bhanu pada acara peluncuran web series Tropicana Slim "Janji" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).

Baca juga: Pasien Diabetes Indonesia Kurang Patuhi Anjuran Medis, Ini Dampaknya

Nutrisi adalah bahan bakar bagi kulit untuk berganti menjadi kulit yang baru. Ketika nutrisi tidak mengalir ke ujung-ujung tubuh, maka pergantian kulit baru pun tidak terjadi.

Itulah mengapa kondisi kulit penderita diabetes kurang baik. Seperti pecah-pecah, agak gelap, hingga mudah berjamur.

"Biasanya kaki-tangan mulai gelap, bersisik, pecah dan kalau yang sudah terinfeksi bahkan bisa membusuk. Yang biasa kita bilang harus amputasi," tuturnya.

Diabetes tipe 2 sangat dipengaruhi oleh faktor gaya hidup. Meskipun memang faktor genetik juga memiliki peran.

Meski belum ada cara untuk menyembuhkan diabetes, kita bisa melakukan pencegahan. Salah satunya dengan menerapkan pola makan sehat dan mengimbanginya dengan olahraga.

Baca juga: Pasien Diabetes Butuh Informasi Kesehatan, Bukan Hoax

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com