Salin Artikel

Ragam Busana Batak Toba di Malam Pembukaan IFW 2018

Sebanyak sembilan desainer ternama masing-masing membawakan 14 tampilan busana.

Desainer Merdi Sihombing, misalnya, membuka parade peragaan busana malam itu dengan membawakan koleksi busana dengan dominasi warna merah dipadukan dengan siluet yang terinspirasi dari mode busana global.

Merdi mencontohkan mode global yang dimaksud adalah modifikasi kain sirat yang dikenakannya di kepala dan memang biasa digunakan sebagai ikat kepala.

Dengan menggunakan table-weaving, ia menyulap kain Ulos menjadi ragam busana berbentuk jaket bomber hingga korset.

"Saya re-invent Ulos jadi produk yang lebih high end," tuturnya.

Ivan menekankan cutting dari koleksinya untuk menegaskan tampilan wanita yang gagah, tegas dan berwibawa. Misalnya dengan baju cocktail dengan potongan pendek.

Ivan menyiasati agar koleksi busana monokromnya memiliki tampilan yang keren namun tetap wearable.

Kain yang digunakannya didukung oleh Torang Sitorus. Memiliki motif lama yang antik, Ivan menyulap kain tersebut menjadi koleksi busana yang kekinian agar kain Ulos semakin digemari anak muda.

"Menurut riset Bang Torang, kain tersebut harus dilestarikan sama yang muda-muda. Supaya kaum muda yang ada di kampung juga mau menggarap kain Ulos," tuturnya.

Ciri khas etnik dan gaya bohemian Ghea juga dituangkan dalam koleksi ini. Dituangkan dalam busana bergaya 'mix and match' yang nyaman dan tak termakan waktu.

Selain menggunakan kain asli Ulos, Ghea juga menggunakan kain cetak Ulos dengan bahan seperti satin, chiffon, organza, dan jersey.

Meski membawa pesan modern, namun ciri khas Tanah Batak tetap tergambar tegas dalam koleksi busana Ghea lewat motif yang disuguhkan.

"Motif yang diangkat di antaranya motif Ulos Pucca, Sadum, Jugja, Ragi Idup, dan juga yang sangat menonjol motif Gorga yang banyak terdapat pada kain maupun rumah-rumah adat Batak. (Gorga) memiliki arti proteksi atau perlindungan," kata Ghea.

Di antaranya desainer Ida Royani, Corrie Kastubi, Defrico Audy, Ariy Arka, Torang Sitorus, dan Sikie Purnomo.

https://lifestyle.kompas.com/read/2018/03/29/075139520/ragam-busana-batak-toba-di-malam-pembukaan-ifw-2018

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.