Salin Artikel

Intip Keseruan "Bulan Madu" Mandy Moore di Kilimanjaro...

KOMPAS.com - Berbeda dari orang kebanyakan yang memilih lokasi bulan madu di tempat-tempat romantis, seperti Perancis atau pun Maladewa, Mandy Moore justru memilih bulan madu di salah satu puncak tertinggi dunia.

Pelantun lagu "Candy" ini telah bertunangan dengan seorang musisi bernama Taylor Goldsmith pada bulan September tahun lalu.

Rencana bulan madu ini pun sebenarnya telah diceritakan oleh Mandy Moore saat wawancara dengan majalah Shape pada bulan Desember 2017.

"Berlari adalah tantangan yang tidak bisa saya lakukan, meskipun saya kagum pada siapa saja yang bisa menyelesaikan maraton. Tapi saya ingin mendaki Gunung Kilimanjaro,” kata dia.

Laman In Style juga melaporkan, mendaki Kilimanjaro adalah daftar impian penyanyi Amerika Serikat ini.

Bahkan, ia telah meminta pada kekasihnya agar memasukkan Kilimanjaro sebagai tujuan bulan madu.

Meski Mandy Moore dan Taylor Goldsmith belum secara menikah, bulan madu ke Gunung Klimanjaro telah mereka lakukan.

Pada akhir Maret lalu, Mandy Moore mengunggah cuplikan peristiwa dalam Instagram Stories tentang persiapannya menuju Tanzania.

"Itu terjadi, itu semua terjadi," kata dia.

Kemudian, dia mengunggah foto teman-temannya yang sedang mendaki gunung dengan menggunakan tagar #CountdownToKili.

Lalu, apakah dia berhasil mendaki gunung tertinggi di dunia itu?

Menurut keterangan di unggahan itu, dia telah bermimpi dapat menorehkan prestasi dalam bidang atletik sejak berusia 18 tahun.

"Saya menjalani salah satu pengalaman paling berharga dan menantang dalam hidup saya dengan beberapa teman terbaik saya."

"Tidak ada resepsi di gunung jadi saya akan membagikan beberapa foto perjalanan kami selama beberapa hari ke depan," tulis dia.

Dalam foto-foto yang ia posting, Mandy Moore nampak seperti seorang petualang. Dia mengikuti seorang atlet profesional yang menjadi pemimpin pendakian tersebut.

Mandy Moore berjuang melawan salju, hujan, dan dingin untuk mendaki gunung dengan ketinggian 19.341 kaki itu.

"Kilimanjaro menuntut banyak dari mereka yang melintasi jalan setapaknya. Kalian tidak punya pilihan selain terus melaju. Dan kami melakukannya."

"Tidak ada yang lebih memberdayakan daripada menyadari bahwa kita semua mampu melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita bayangkan," tulisnya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2018/04/03/170000020/intip-keseruan-bulan-madu-mandy-moore-di-kilimanjaro-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.