Salin Artikel

Eksklusif, 8 Desainer Rilis Busana Muslim di Zalora

Koleksi ini dipastikan dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang memiliki karakter dan gaya berpakaian berbeda–beda dalam menyambut Hari Raya.

Delapan desainer tersebut antara lain Ria Miranda, Kami, Vivi Zubedi, Ayu Dyah Andari, Barli Asmara, Khanaan, Kamilaa by Itang Yunasz, dan NRHxNabilia.

CEO ZALORA Indonesia, Anthony Fung mengatakan, Ramadhan merupakan salah satu momen penting dan terbesar bagi masyarakat Indonesia.

Di sisi lain, dia melihat perkembangan dan juga permintaan kategori busana Muslim yang semakin tinggi setiap tahunnya.

"Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan delapan desainer busana Muslim terbaik di Indonesia untuk meluncurkan koleksi eksklusifnya di Zalora."

"Tak hanya itu, kami juga meluncurkan koleksi khusus dari label privat kami, yaitu Zalia dan Lubna," kata Anthony dalam keterangannya kepada Kompas Lifestyle, Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Lalu, apa yang menarik dari rancangan delapan desainer tersebut?

Desainer Ria Miranda mengusung koleksi yang dinamakan Minang Rancak.

Koleksi ini menceritakan tentang seorang gadis Minang “Gadih” yang memiliki perilaku dan karakter seperti tipikal gadis Minang yang baik, kalem dan menyenangkan.

Koleksi Minang Rancak didominasi oleh warna–warna pastel dengan potongan yang simpel.

Desainer Barli Asmara mengeluarkan koleksi Shubarasi, terinspirasi dari motif Shibori yang merupakan ciri khas negeri Sakura.

Shubarasi didesain untuk pribadi yang ingin terlihat cantik, menarik dan menawan.

Sementara itu desainer label Kami, terinspirasi dari kekontrasan musim hujan dan musim panas. Kami mengusung dua pola, yaitu Hanagami dan Varsada.

Hanagami menonjolkan garis – garis yang realistis dengan dominasi warna pastel, sementara Varsada menonjolkan garis–garis yang lebih sederhana dengan warna–warna yang lebih berani.

Hanagami merepresentasikan awal musim semi, sedangkan Varsada merepresentasikan musim hujan.

Sedangkan KHANAAN mengeluarkan koleksi Kemala, terinspirasi dari motif batik tradisional khas Pekalongan yaitu Jlamprang.

Menggambarkan motif geometris dan terinspirasi dari bentuk bunga lotus atau biasa yang disebut Kemala.

Adapun Vivi Zubedi mengangkat tema Blooming Ramadhan dengan pengaplikasian detail seperti renda dan didominasi oleh patch dan embroidery bunga.

Koleksi ini terinspirasi dari wanita Timur Tengah yang sederhana namun tetap anggun.

Berbeda dengan desainer lainnya, NRH x Nabilia menampilkan koleksi dengan siluet yang lurus dengan aplikasi fringe.

Koleksi ini terinspirasi dari gurun pasir dan memiliki skema warna earth tone.

Desainer Ayu Dyah Andari menampilkan koleksi dengan material jacquardkulit dan motif bunga abstrak, dikombinasikan dengan bahan katun yang nyaman namun tetap memberikan kesan anggun.

Potongan–potongan seperti bell sleeves, crop top, hingga cape dress merupakan realisasi dari inspirasi gaya Bohemian.

Sedangkan koleksi Kamilaa by Itang Yunasz bertajuk Raya Wastra Nusantara, terinspirasi dari kain tenun di Indonesia, menonjolkan desain yang khas dengan mengutamakan kenyamanan penggunanya.

Koleksi kali ini menampilkan busana kaftan, tunik dan juga palazzo yang dibuat sebagai ‘dokumentasi’ keindahan etnik wastra Indonesia.

https://lifestyle.kompas.com/read/2018/04/13/182306920/eksklusif-8-desainer-rilis-busana-muslim-di-zalora

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.