Salin Artikel

7 Khasiat Minyak Esensial untuk Kesehatan

KOMPAS.com - Minyak esensial atau minyak atsiri adalah ekstrak minyak harum yang didapat dari hasil penyulingan tanaman, bunga, akar, kayu, atau biji buah.

Selain bermanfaat untuk relaksasi dan menenangkan pikiran, minyak esensial juga bisa jadi obat penawar penyakit. Lantas, apa saja manfaat minyak esensial untuk kesehatan?

Minyak esensial bukanlah minyak seperti pada umumnya karena tidak mengandung asam lemak. Komponennya benar-benar murni dari ekstrak tanaman yang jadi sumber olahannya.

Minyak esensial dapat dioleskan langsung ke kulit atau dihirup aromanya. Namun sebelum dioleskan ke kulit, encerkan dulu dengan minyak pembawa seperti minyak zaitun atau minyak kelapa yang sudah dilelehkan.

Nah, berikut ini adalah manfaat minyak esensial yang bisa kita dapatkan berdasarkan kandungan bahan alaminya.

1. Peppermint: masalah pencernaan

Pasalnya, minyak esensial peppermint mengandung senyawa yang bisa menenangkan otot-otot pencernaan dan membantu mengeluarkan gas penyebab sakit perut.

Selain itu, minyak esensial peppermint juga dapat meningkatkan energi dan stamina tubuh. Menurut sebuah penelitian aroma minyak esensial peppermint juga mampu menurunkan kadar hormon stres kortisol.

2. Lemon: memperbaiki suasana hati

Bahkan, penggunaan minyak esensial lemon dapat mengurangi pemakaian obat antidepresan pada penderita depresi.

Selain itu, manfaat minyak esensial lemon juga dapat mengeluarkan racun dalam tubuh dan membantu mengatasi jerawat.

Karena aroma yang dihasilkan dapat menaikkan suasana hati, minyak yang satu ini juga baik untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi.

3. Lavender: masalah tidur dan mengatasi gejala PMS

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aroma lavender dapat meningkatkan gelombang alfa di otak yang terkait dengan relaksasi dan tidur nyenyak.

Tidak hanya itu, manfaat minyak esensial lavender juga dapat meringankan gejala PMS dengan mengoleskannya di bagian perut sembari terus dipijat lembut.

4. Jeruk bali merah (grapefruit): mengurangi nafsu makan

Sebuah penelitian kecil yang diterbitkan dalam jurnal Neuroscience Letters menemukan bahwa menghirup aroma minyak esensial jeruk bali dapat menghambat saraf lambung yang memicu rasa lapar.

5. Minyak kayu putih: mengobati pilek dan flu

Ya, manfaat minyak esensial eukaliptus dapat membantu menyembuhkan hidung tersumbat dan rasa sesak akibat alergi.

Eukaliptus mengandung sifat antibakteri yang dapat merilekskan otot-otot hidung. Campurkan beberapa tetes minyak esensial esensial eukaliptus ke dalam air hangat dan hirup aroma segarnya.

6. Minyak tea tree: mencegah infeksi

Bagi yang memiliki masalah ketombe, minyak esensial tea tree juga bisa menjadi pilihan yang tepat.

Oleskan beberapa tetes minyak itu di kepala secara langsung atau campurkan dengan shampoo sebelum digunakan untuk keramas.

7. Chamomile: meningkatkan fokus

Manfaat minyak chamomile adalah untuk membantu merilekskan tubuh dan pikiran dari stres yang tak berkesudahan.

Kalau terbiasa minum teh chamomile sebelum tidur, maka kini kamu bisa mencoba meneteskan minyak esensial chamomile pada bantal untuk mendapatkan tidur yang nyenyak.

Bila dicampurkan dengan lavender, manfaat minyak esensial ini dapat memberikan perlindungan ganda untuk mengatasi stres dan kecemasan.

Jadi, minyak esensial mana yang akan kamu gunakan hari ini?

https://lifestyle.kompas.com/read/2018/06/12/050500820/7-khasiat-minyak-esensial-untuk-kesehatan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.