Salin Artikel

Hari Ayah, Sebait Puisi Ganjar Pranowo Ingatkan Ayah untuk Setara...

Di hari itu, para ayah mendapat penghormatan khusus, karena setiap tanggal 12 November diperingati sebagai Hari Ayah di Indonesia.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga memberikan ucapan selamat hari ayah kepada para ayah di Indonesia.

Ia bahkan mengeluarkan satu bait puisi yang khusus di Hari Ayah ini.

“Ayah, lihatlah anakmu dan istrimu, agar kamu bisa berperan sama seperti mereka. Ayah, terimakasih.”

Begitu ucapan Ganjar dalam bait puisinya saat ditemui dalam acara Festival Hari Hak Asasi Manusia (HAM) di Wonosobo, Selasa (13/11/2018) kemarin.

Setara

Ganjar juga berpesan kepada para ayah untuk bisa setara.

Ayah, menurut dia, adalah sosok yang juga dapat mengerjakan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga yang biasa diselesaikan oleh istri.

“Ayah milenial itu harus setara, sehingga pekerjaan domestik tidak hanya milik istri, namun juga milik ayah,” tutur Ganjar.

Tidak hanya dalam hal kesibukan sehari-hari, Ganjar juga meminta para ayah peduli terhadap perkembangan anak khususnya dalam hal pendidikan.

Menurut dia, sudah menjadi kewajiban seorang ayah untuk membantu istrinya dalam pendidikan anak-anaknya.

“Meskipun biasanya anak lebih dekat dengan ibu, namun kontribusi ayah menjadi penting dalam perkembangan anak khususnya di bidang pendidikan,” tegas dia.

Kasus Kendal

Ganjar lalu mencontohkan kejadian di salah satu sekolah di Kabupaten Kendal yang sedang viral saat ini.

Menurut dia, kejadian itu bukan kesalahan daru guru dan siswanya saja, namun orangtua, yakni ayah dan ibu juga harus bertanggungjawab.

“Persoalan pendidikan ini semua pihak harus terlibat khususnya ayah dan ibu, tidak bisa hanya dibebankan kepada guru."

"Semua harus berjalan beriringan agar pendidikan bisa berjalan sesuai dengan harapan,” ucap dia dalam pernyataan pers kepada Kompas.com.

Guyonan dan egaliter

Dalam kesempatan itu pula, Ganjar menceritakan bagaimana cara dia mendidik anak semata wayangnya, Muhammad Zinedine Alam Ganjar.

Suami Siti Atikoh ini mengaku banyak bercanda, dan menebar guyonan dalam mendidik. DIa menjadikan putranya lebih sebagai teman.

“Saya lebih egaliter saat mendidik Alam, mungkin karena gaya saya seperti itu."

"Saya selalu memberikan keleluasaan kepada Alam, meskipun sekali dua kali tentu ada hal yang harus diluruskan,” ucap Ganjar.

Saling mengingatkan dan meluruskan dalam bersikap tidak hanya berlaku dari ayah kepada anak. Sebab adakalanya, Alam yang mengingatkan dan meluruskan Ganjar.

Ganjar pun mengaku tidak pernah tersinggung. Justru dia melihat bahwa anaknya cerdas dan tidak seperti saat ia kecil dulu.

“Cara dia mengingatkan tentu dengan batas-batas kesopanan dan penghormatan antara ayah dan anak."

"Kadang kalau diingatkan Alam, saya kaget dan baru menyadari bahwa anak saya sudah besar. Anakku wis gedhe, wong tuwone ojo neko-neko (anak saya sudah besar, orangtua tidak boleh macam-macam),” tutup Ganjar sambil tertawa.

https://lifestyle.kompas.com/read/2018/11/14/075946520/hari-ayah-sebait-puisi-ganjar-pranowo-ingatkan-ayah-untuk-setara

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.