Salin Artikel

Simak, 3 Tips Utama Membeli Kasur Berkualitas

Sayangnya, banyak orang yang masih asal membeli dan tidak mencoba tempat tidur yang akan dibelinya.

Brand Manager PT Duta Abadi Primantara, Mukti Argo menyebutkan, salah satu kesalahan konsumen ketika membeli matras tempat tidur adalah hanya memegang matras yang akan dibeli, bukan mencobanya.

"Banyak konsumen datang ke toko hanya duduk atau pegang dengan tangan. Padahal kasur seharusnya ditidurin. Mungkin karena takut atau malu."

Hal itu diungkapkan Mukti dalam peresmian Sleep & Co Boutique di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Kamis (28/3/2019).

Setidaknya ada tiga hal yang harus diperhatikan konsumen ketika membeli matras.

1. Kenyamanan

Kenyamanan adalah hal pertama yang harus diperhatikan ketika membeli matras tempat tidur. Itulah kenapa konsumen perlu mencobanya.

Mukti menyarankan, konsumen mencoba tidur di atas matras yang akan dibeli kurang lebih selama lima menit.

2. Daya topang

Mukti menjelaskan, ketika kita berbaring, ada beberapa titik di tubuh yang menopang berat berbeda. Beberapa area yang dimaksud misalnya kepala, bahu, pinggang, hingga kaki.

Pastikan matras tempat tidur yang dibeli mampu menopang tubuh kita dengan baik dan nyaman.

Mukti menyebutkan, untuk kebutuhan tersebut Sleep & Co juga menyediakan matras dengan teknologi tujuh zona tubuh, yang membuat kenyamanan di tujuh titik tubuh merata.

3. Ketahanan

Menurut dia, kebanyakan masyarakat Indonesia masih mencari tempat tidur yang punya masa pakai panjang.

Hal itu disadari oleh Sleep & Co. Oleh karena itu, kualitas bahan sangatlah diperhatikan.

Matras tempat tidur berkualitas bisa bertahan sekitar tujuh hingga delapan tahun dengan kualitas yang tidak menurun.

"Tapi, durability juga tergantung perawatannya," kata Mukti.

Sleep & Co sendiri akan membagikan warranty card bagi konsumen yang membeli matras.

Pada kartu tersebut akan dicantumkan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan terhadap matras.

Misalnya, dirotasi setiap tiga bulan sekali, diletakkan pada kondisi yang tidak lembap, menjaga suhu ruangan tempat meletakkan matras, hingga tidak diinjak-injak.

Mungkin banyak dari kamu yang menyadari, banyak penjual tempat tidur meletakkan tulisan "jangan diduduki/jangan ditiduri" di atas matras yang dijual.

Padahal masyarakat idealnya bisa mencoba tidur di matras yang akan dibeli.

Hal itu bisa dilakukan di outlet Sleep & Co yang kini berada di tiga titik, yaitu Mall Taman Anggrek, Senayan City, dan Pluit Village.

Mengusung konsep One Stop Sleep Experience Boutique, Sleep & Co tidak hanya menyediakan matras tapi juga perlengkapan tidur lainnya.

Konsumen yang datang akan dibantu untuk memilih matras yang sesuai dengan kebutuhannya lalu diberi kesempatan mencoba.

Saat ini, beberapa brand tempat tidur kualitas tinggi yang bisa ditemukan di Sleep & Co, antara lain Aireloom (hanya di outlet Senayan City), King Koil, Tempur, Serta, dan Florence.

Sleep & Co juga menyediakan "dinding" yang bisa membantu konsumen memilih mTras yang tepat.

Dinding yang diberi nama "mattress selector" tersebut berisikan sejumlah pertanyaan yang nantinya akan dijawab oleh konsumen, sehingga kategori matras yang sesuai akan muncul.

Beberapa pertanyaannya antara lain: siapa yang akan menggunakan matras tersebut, alasan mencari matras, masalah tidur yang dimiliki, posisi tidur favorit, hingga preferensi kenyamanan matras.

Nantinya, akan keluar matras-matras pilihan sesuai dengan kebutuhan pribadi konsumen.

"Konsumen juga harus memperhatikan referensi tidur, itulah kenapa di sini ada (teknologi) physical digital. Karena tidur setiap orang berbeda-beda," ujarnya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2019/03/28/200000720/simak-3-tips-utama-membeli-kasur-berkualitas

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.