Salin Artikel

Ingin Hidup Lebih Bahagia, Coba 5 Cara Sederhana Ini!

KOMPAS.com – Rutinitas sehari-hari yang monoton bisa membuat kita merasa jenuh. Kejenuhan itu bisa dirasakan siapa saja, baik pekerja kantoran, pelajar atau mahasiswa, bahkan siapa pun yang menjalani rutinitas yang sama setiap hari.

Tahukah Anda, rasa jenuh bisa menjadi salah satu faktor pemicu seseorang mengalami depresi atau stres.

Oleh karena itu, banyak orang berusaha mendapatkan kebahagiaan, dan keluar dari kondisi pelik yang dialaminya.

Sayangnya, masih banyak yang berpikir kebahagiaan hanya bisa didapat dengan modal finansial yang besar.

Misalnya, dengan berlibur ke luar negeri, melakukan pelayaran di atas pesiar mewah, memanjakan diri dengan perawatan berkelas dan belanja sepuasnya, dan lain-lain.

Padahal, kebahagiaan bisa diciptakan dengan cara yang sangat sederhana, bahkan tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya.

Dilansir dari Fashionbeans, ada 5 cara yang bisa Anda coba untuk merasakan hidup yang lebih bahagia. Apa saja?

Cara pertama adalah menjauhkan diri dari segala bentuk gadget untuk beberapa waktu.

Keberadaan gadget hampir selalu ada dalam 24 jam kehidupan seseorang di era modern ini.

Hal itu memangkas waktu kita dalam bersosialisasi di dunia nyata karena terpaku pada ponsel, laptop, atau media sosial.

Padahal, seseorang membutuhkan interaksi dengan dunia luar yang bisa membawanya pada pengalaman-pengalaman baru yang tidak akan ditemui hanya dengan berdiam diri bersama gadget.

Sebaliknya, ponsel pintar tidak akan membuat kita bahagia.

Penelitian dari  University of Maryland menemukan penggunaan telepon yang berlebihan dapat membuat seseorang lebih egois.

Penelitian lain dari University of Perth menyebutkan, pesan di ponsel pada malam hari dapat mengurangi kualitas tidur.

2. Berkebun

Cara kedua adalah berkebun yang merupakan salah satu bentuk terapi holtikultura dan bisa dicoba oleh siapa saja.

Anda bisa mencoba menanam berbagai jenis tanaman, baik dari jenis tanaman konsumsi atau hias.

Berkebun bisa dilakukan di rumah, maupun di lingkungan kerja jika ada lahan atau ruang yang memungkinkan untuk melakukannya.

Lahan atau ruang di sini tidak hanya berupa sebidang tanah yang luas. Lahan sempit atau sekadar ruang di dinding vertikal juga bisa dijadikan lokasi berkebun.

Misalnya, menerapkan sistem hidroponik atau vertical garden yang bisa memanfaatkan lahan-lahan sempit dan terbatas.

Menurut pakar berkebun Andy Baxter, berkebun dapat menyehatkan mental seseorang, meningkatkan kadar hormon kebahagiaan serotonin dan dopamine dalam diri seseorang.

“Berkebun membawa Anda ke luar ruangan, memfokuskan pikiran, dan merilis frustasi yang ada di dalam hati. Selain itu, berkebun juga akan memantik kreativitas pelakunya. Rasa jenuh yang semula dirasakan akan hilang seiring dengan melihat tanaman hasil kebun yang telah diilakukan,” ujar Andy.

3. Belajar hal baru

Selanjutnya, hal yang bisa membuat bahagia adalah mempelajari hal-hal baru di luar persoalan yang dihadapi sehari-hari.

Kepala Konten Bahasa Inggris di Blinkist Thomas Anderson menyebut cukup waktu sekitar 15 menit setiap harinya untuk membaca atau mempelajari hal-hal baru yang menarik perhatian Anda.

“Menjadi lebih bahagia pasti membutuhkan waktu. Tapi tidak selama yang Anda pikirkan. Kapan pun Anda merasa stres, muak, atau tidak bahagia, 15 menit mempelajari hal baru menjadi hal yang Anda butuhkan untuk memperbaiki mood,” ujar dia.

Cara keempat berkaitan dengan asupan makanan. Seseorang yang ingin mendapati hidupnya lebih bahagia disarankan rutin mengonsumsi ikan yang memiliki kandungan minyak sedikitnya satu kali dalam seminggu.

Ikan yang mengandung minyak ini contohnya ikan salmon, trout, makarel, atau ikan herring.

Ikan-ikan jenis ini banyak mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membantu mencegah terjadinya depresi.

Menurut seorang professor di bidang kesehatan, Prof. Bjarne Osterud, kandungan asam lemak omega-3 memiliki fungsi yang baik untuk tubuh.

“Asam lemak berkontribusi menjaga kesehatan jantung dan fungsi otak, serta berkontribusi meningkatkan kesehatan sendi,” kata dia.

Terakhir, cara sederhana yang bisa Anda coba untuk membuat diri menjadi lebih bahagia adalah dengan memperbaiki pola pernapasan.

Seorang petualang asal Belanda bernama Wim Hof pernah mencoba memperbaiki cara bernapasnya yang ternyata berpengaruh positif pada kinerja syaraf.

Ia memperpanjang waktu ketika menarik napas yang rupanya berhasil menurunkan tingkat stres, meningkatkan kualitas tidur, fokus, kinerja tubuh, dan memulihkan fisik.

Menurut pendiri terapi pernapasan Breathpod, Stuart Sandeman, banyak manfaat yang bisa diperoleh dari memperbaiki teknik pernapasan.

“Metode ini telah terbukti membantu mengelola tekanan, ketegangan, dan kecemasan hidup sehari-hari. Dengan teknik bernapas yang benar, seseorang juga dapat mengoptimalkan kesehatan fisik, mental, dan emosional, untuk mencapai titik optimal yang bisa dicapai,” jelas Sandeman.

Meski relatif mudah, namun hal-hal yang telah disebutkan di atas cukup berat untuk dipraktikkan, karena menyangkut dengan kebiasaan atau pola hidup seseorang.

Akan tetapi, bukan tidak mungkin Anda tergerak untuk mencoba salah satu di antaranya dan merasakan manfaat yang dijanjikan yakni mendapatkan hidup yang lebih bahagia.

https://lifestyle.kompas.com/read/2019/07/08/143124920/ingin-hidup-lebih-bahagia-coba-5-cara-sederhana-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.