Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Diet Rendah Lemak dan Rendah Karbohidrat, Mana Lebih Efektif?

KOMPAS.com - Ketika ingin menurunkan berat badan, rasanya kita mudah tergoda untuk mengikuti beragam jenis diet yang menjanjikan turun berat badan dengan cepat.

Dua jenis pola makan yang cukup sering kita dengar adalah diet rendah karbohidrat dan rendah lemak. Keduanya menjanjikan penurunan berat badan yang cepat dan banyak orang sukses mendapatkan berat badan ideal berkat diet yang tren ini.

Namun, mana sebetulnya yang lebih baik dan efektif, diet rendah karbohidrat atau rendah lemak?

Pertama-tama, penurunan berat badan sangat ditentukan oleh defisit kalori. Defisit kalori bisa dicapai baik dengan pola makan rendah karbohidrat maupun rendah lemak.

Hal terpenting yang perlu kamu lakukan adalah mencatat semua kalori masuk dan keluar. Kamu juga tidak perlu memangkas kelompok makanan tertentu dari pola makan harian.

Jadi, baik pola makan rendah karbohidrat maupun rendah lemak, keduanya bisa membantu menurunkan berat badan.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Stanford University School of Medicine di California, mengikuti pola diet manapun dari keduanya akan memberikan hasil yang sama.

Para peneliti meneliti 600 orang dewasa dengan berat badan berlebih dan meminta mereka menjalani salah satu dari pola makan rendah karbohidrat atau rendah lemak dengan pengawasan.

Setelah satu tahun, penelitian tersebut menemukan bahwa orang-orang yang menjalani dua pola makan tersebut mampu menurunkan berat badan dengan jumlah yang hampir sama.

Cara terbaik menurunkan berat badan

Memangkas asupan kelompok makanan tertentu bisa menyebabkan kekurangan mikronutrien. Selain itu, tidak semua karbohidrat dan lemak buruk untuk kesehatan. Kita hanya perlu memilihnya dengan tepat.

Jika kamu ingin melakukan perubahan sehat terhadap pola makanmu, maka cobalah mengurangi asupan baik karbohidrat maupun lemak. Ingatlah bahwa kuncinya adalah moderasi.

Jika kamu tidak menjaga asupan makan moderat, tak peduli diet apa yang kamu ikuti, kamu akan sulit menurunkan berat badan. Cara ideal menurunkan berat badan adalah memangkas asupan kalori.

Namun, jika kamu memiliki masalah gangguan makan atau sejenisnya, pastikan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mencoba menerapkan salah satu diet. Sebab, menerapkan pola makan yang salah ketika kita memiliki kondisi tertentu akan berbahaya bagi kesehatan.

Pola makan sangatlah krusial ketika kita punya target menurunkan berat badan. Namun, faktor lainnya yang juga memiliki peran adalah olahraga yang kita jalankan, kualitas tidur dan tingkat stres.


https://lifestyle.kompas.com/read/2019/10/28/130003020/diet-rendah-lemak-dan-rendah-karbohidrat-mana-lebih-efektif

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.