Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Unsur Simetri Seniman Tionghoa dalam Koleksi Busana Muslim Kekinian

KOMPAS.com - Istilah 'modest wear' dalam beberapa waktu terakhir seperti sedang naik daun. Modest wear sendiri mengacu pada gaya berbusana yang sopan dan tertutup.

Di Indonesia, modest wear juga banyak dimanfaatkan sebagai busana muslim oleh para perempuan berkerudung.

Para desainer yang meluncurkan koleksi modest wear pun rajin malang melintang di panggung gelaran mode.

Salah satunya adalah desainer Lala Hanafi dengan label LH dan koleksi bertajuk "Duichen" yang melenggang di atas panggung Jakarta Fashion Week 2020 akhir pekan kemarin.

Duichen sendiri diambil dari Bahasa Mandarin yang artinya "simetri".

Meski begitu, busana-busana yang ditampilkan Hanafi justru tampak asimetris. Seperti outer bermotif yang memiliki bentuk kelepak yang berbeda pada sisi kanan dan kiri atau kemeja yang memiliki panjang berbeda di kedua sisi.

Namun Hanafi meyakini, keseimbangan simetris tidak selalu harus terlihat identik, tetapi bisa juga terlihat seimbang ketika setiap segmen tata letak memiliki jumlah dan konfigurasi yang kira-kira sama. 

Unsur syar'i dari koleksi ini tetap terjaga. Misalnya dari pilihan potongan longgar dan busana yang dibuat berlayer sehingga tidak membentuk badan.

Meski tampak berlapis-lapis, Hanafi menjaga busananya tetap nyaman ketika digunakan dengan memilih bahan-bahan yang nyaman di tubuh. Di antaranya linen, woll, denim, hingga sutra alami.

“Kami fokus dalam mendesain dan menciptakan pakaian muslimah yang nyaman dipakai dengan model yang cantik dan elegan serta in line dengan perkembangan zaman, tetapi tetap Islami,” tuturnya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2019/10/28/131205720/unsur-simetri-seniman-tionghoa-dalam-koleksi-busana-muslim-kekinian

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke