Salin Artikel

Tips Menerapkan Fesyen Berkelanjutan

Di era fast fashion dan harga barang yang relatif murah, kita cenderung lebih sering membeli pakaian tanpa memikirkan jangka panjang waktu pemakaian barang.

Copenhagen Fashion Summit, acara bisnis dunia yang membahas isu keberlanjutan dalam fesyen melaporkan, 92 juta ton limbah busana mengalir ke tempat pembuangan sampah setiap tahun.

Fesyen berkelanjutan adalah gerakan dan proses untuk mendorong perubahan pada produk fesyen dan sistem fesyen menjadi lebih peduli pada kelestarian alam dan kesejahteraan orang-orang yang terlibat dalam proses pembuatan serta keterampilan mereka.

Sabrina Joseph, Co-founder platform HuntStreet mengatakan ada banyak cara untuk menerapkan fesyen berkelanjutan namun tetap tampil gaya.

"Kita dapat melakukan sustainanble dengan berbagai cara, seperti membeli barang preloved, menyewa pakaian dengan teman, bertukar pakaian, upcycle dari sisi pakai, atau mendaur ulang pakaian,” dalam sesi bincang acara Hunt2Save Re-Loved by HuntStreet.com x Setali, di Jakarta, Jumat (22/11).

Desainer Ikat Indonesia, Didiet Maulana menerapkan fesyen yang ramah lingkungan dengan cara memperbaharui kembali barang yang dianggap sisa atau bekas. Antara lain dengan mengurangi bahan pakaian serta mengolah kembali kain perca menjadi sesuatu yang memiliki nilai.

"Di Ikat Indonesia, kami sudah mempunyai mesin dan alat tenun bukan dari listrik dengan maksud untuk melakukan penghematan listrik," ungkapnya.

Selain itu, dia juga lebih banyak membuat pakaian dengan model yang bisa dipakai kapan saja dengan tampilan yang tidak ketinggalan zaman.

“Di tahun 2018, IKAT membuat project untuk pelanggan yang sudah bosan dengan baju lamanya, bisa datang ke toko untuk dirombak lagi pakaiannya dengan harga tertentu," tambahnya.

Ia menambahkan, masyarakat tetap bisa bergaya trendi walaupun menggenakan pakaian lama.

"Kita harus pintar dengan membeli pakaian yang kualitasnya tinggi, pakaian yang dapat dipakai jangka waktu yang lama, desain dan modelnya timeless, dan bisa juga mulai membuka koleksi lama dan buat pakaian itu menjadi tren kembali," jelas Didiet.

Setali Indonesia, yayasan yang didirikan oleh penyanyi Andien Aisyah, juga giat melakukan edukasi untuk mengurangi limbah fesyen, termasuk menerima pakaian layak pakai dari masyarakat.

"Setali Indonesia hadir untuk mengedukasi masyarakat tentang keberlanjutan mode dan menjadi solusi dari pakaian yang sudah tak terpakai," ungkap Andien.

Baju layak pakai itu kemudian akan disortir dan dijual kembali, yang hasilnya akan digunakan untuk kegiatan sosial serta membeli alat daur ulang pakaian.

https://lifestyle.kompas.com/read/2019/11/23/150713120/tips-menerapkan-fesyen-berkelanjutan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.