Salin Artikel

Makan Durian atau Nanas Saat Hamil Picu Keguguran, Mitos atau Fakta?

Anggapan tersebut ternyata sebatas mitos. Ibu hamil sebetulnya masih diperbolehkan mengonsumsi nanas dan durian.

"Kandungan nutrisi dalam nanas justru baik sekali. Ada Vitamin C, zat besi, asam folat, magnesium, tembaga, dan lainnya yang baik untuk ibu hamil."

Demikian diungkapkan oleh ahli gizi dari multivitamin YOUVIT, Rachel Olsen dalam peluncuran YOUVIT MultiMum di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (29/11/2019) kemarin.

Begitu pula dengan durian. Durian memiliki kadar kolesterol nol dan justru mengandung asam lemak omega 3 alias lemak baik.

Namun, kata Rachel, porsi konsumsi nanas dan durian bagi ibu hamil memang perlu dijaga. Sebab, nanas dan durian memiliki angka kalori dan indeks glikemik yang tinggi serta rendah serat.

Selain nanas dan durian, jenis buah lainnya yang juga tinggi kalori dan indeks glikemik adalah semangka, mangga, dan pisang.

"Yang penting asupan dan porsi dijaga. Satu mangkuk (sehari) atau tiga biji durian saja. Jangan lebih," tutur dia.

Para ibu hamil disarankan lebih memperbanyak konsumsi buah tinggi serat, seperti alpukat, pir, apel, berries, dan lainnya.

Sebab, kebutuhan serat pada ibu hamil cenderung lebih tinggi karena mudah mengalami sembelit.

"Karena ketika hamil kan (bayi) mendorong usus karena butuh ruang. Mendorong usus sehingga susah mengeluarkan makanan yang ada di usus, makanya perlu serat lebih banyak," kata Rachel.

Namun, secara umum Rachel mengingatkan agar para ibu hamil tidak lupa memastikan buah-buahan yang akan dikonsumsi tercuci bersih dan merebus sayuran yang akan disantap.

"Buah lebih baik dicuci bersih dulu, sayuran juga jangan sampai terlalu mentah dan tidak benar-benar dicuci," ucap dia.

https://lifestyle.kompas.com/read/2019/11/30/140000620/makan-durian-atau-nanas-saat-hamil-picu-keguguran-mitos-atau-fakta-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.