Salin Artikel

9 Hal yang Bisa Kamu Lakukan untuk Meningkatkan Kesehatan Mental

KOMPAS.com— Kesehatan mental begitu penting dijaga demi keberlangsungan hidup manusia. Stress, kecemasan dan konflik terkadang membuat mental kita sedikit terguncang.

Belum lagi bila pekerjaan menumpuk dan masalah keluarga muncul bersamaan, membuat otak terus dipaksa berpikir dan tentu akan mempengaruhi kesehatan mental kita.

Namun sebenarnya perasaan itu bisa dikendalikan. Berikut adalah 9 hal yang bisa kamu lakukan agar kesehatan mentalmu tetap terjaga.

1. Makan makanan yang sehat

Ahli gizi Melissa Brunetti, yang berspesialisasi dalam hubungan antara makanan dan suasana hati, baru-baru ini mengungkapkan kombinasi sarapan terbaik bagi mereka yang membutuhkan dorongan yakni, telur dan roti bakar gandum dengan alpukat.

Makanan ini mengandung asam amino, omega-3, serat, vitamin D dan, yang paling penting, asam lemak.

“Otak kita adalah sekitar 60% lemak dan kita perlu mendapatkan lemak kita dari sumber makanan. Alpukat kaya akan triptofan, yang merupakan pra-kursor ke serotonin, yang merupakan bahan kimia perasaan-baik. Ia juga mengandung folat dan Omega 3,” ujar Brunetti.

2. Aktif bergerak, walau hanya beberapa menit

Diterbitkan di American Journal of Psychiatry, studi terbesar dan paling luas dari jenisnya menemukan bahwa bahkan satu jam berolahraga, seperti berjalan-jalan, dapat meningkatkan kesehatan mental.

Jadi, membiasakan berjalan-jalan setiap hari akan menambah manfaat serius. Menambahkan yoga ke dalam daftar latihan juga merupakan ide yang bagus. Penelitian menemukan yoga bisa memodulasi sistem respons stres, membantu mengatasi kecemasan dan depresi.

3. Dengarkan lagu yang menenangkan

Nah, sebuah studi baru-baru ini dari MindLab di Inggris menemukan bahwa lagu Weightless, dari Marconi Union, bisa mengurangi kecemasan seseorang hingga 65%.

Lagu ini dibuat dalam kerja sama dengan terapis suara untuk memasukkan harmoni, ritme dan garis bass yang diatur secara khusus untuk membantu memperlambat detak jantung pendengar, mengurangi tekanan darah dan menurunkan kadar hormon stres kortisol.

Peneliti utama Dr. David Lewis-Hodgson berkata, "'Weightless' sangat efektif, banyak orang menjadi mengantuk saat mendengarkannya dan saya akan menyarankan untuk tidak mengemudi sambil mendengarkan lagu karena itu bisa berbahaya."

4. Nonton sesuatu yang menyenangkan

"Ketika kita menonton televisi, kita biasanya menonton hal-hal yang membuat kita senang atau menarik bagi kita," Richard Shuster, PsyD dan pembawa acara The Daily Helping Podcast memberi tahu Greatist.

“Ketika kita melakukan kegiatan yang memberi kita kesenangan dan meningkatkan kenikmatan, ada banyak manfaat psikologis dan fisiologis termasuk pengurangan stres. Menonton program yang menyenangkan seperti komedi adalah contoh yang bagus untuk hal ini," imbuhnya.

Namun perlu diingat ada kelemahan dengan kebiasaan nonton televisi. Jika kamu menonton sampai larut di malam hari atau tertidur saat menonton, itu dapat memiliki efek negatif pada siklus tidurmu, yang menurut Shuster dapat meningkatkan tekanan emosi, termasuk kecemasan.

5. Tuliskan perasaanmu

Sebuah studi, yang diterbitkan dalam Harvard Health School Special Health Report tentang manajemen stres, melibatkan 46 mahasiswa sehat yang diminta untuk menulis tentang peristiwa kehidupan traumatis atau topik sepele selama 15 menit pada empat hari berturut-turut per minggu.

Selama enam bulan setelah percobaan, penelitian menemukan bahwa siswa yang menulis dalam buku harian, lebih kecil kemungkinannya untuk mengunjungi klinik kampus dan juga jarang menggunakan penghilang rasa sakit.

Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa menulis apa yang membuat kita stres dan kemudian membuangnya secara fisik dapat membantu menjernihkan pikiran.

6. Bagikan selfie dengan teman

"Penelitian kami menunjukkan bahwa latihan yang dapat mempromosikan kebahagiaan melalui pengambilan gambar dan berbagi smartphone dapat meningkatkan perasaan positif bagi mereka yang terlibat di dalamnya," kata penulis utama studi tersebut Yu Chen.

Salah satu kelebihan selfie adalah bahwa beberapa peserta melaporkan menjadi lebih percaya diri dan nyaman dengan foto mereka yang tersenyum dari waktu ke waktu.

7. Habiskan waktu berkualitas

8. Lakukan sesuatu untuk orang lain

Para peneliti menggunakan pencitraan resonansi magnetik fungsional untuk memeriksa mekanisme otak yang menghubungkan perilaku ini dengan kebahagiaan, dan menyimpulkan bahwa tindakan altruistik mengaktifkan area otak yang terkait dengan siklus hadiah.

Jadi, lakukanlah kebaikan dengan membantu orang lain, memberi donasi atau menyumbang untuk amal.

9. Tidur nyenyak

Psikolog University of Warwick bahkan menemukan bahwa meningkatkan kualitas tidurmu dapat menyebabkan tingkat kesejahteraan mental dan fisik setara dengan seseorang yang memenangkan jackpot lotere ratusan juta.

Untuk membantumu mendapatkan tidur malam yang nyenyak, cobalah mematikan gawai di malam hari, mengurangi kafein, membangun rutinitas rutin, dan latihan pernapasan.


https://lifestyle.kompas.com/read/2020/01/07/092039320/9-hal-yang-bisa-kamu-lakukan-untuk-meningkatkan-kesehatan-mental

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.