Salin Artikel

Ketika PR Sekolah Bisa Mengganggu Kesehatan Keluarga...

Mulai dari mempersiapkan anak untuk sekolah di pagi hari, menyiapkan sarapan, mengepak makan siang mereka, memastikan bahwa mereka tidak melupakan buku-buku pelajaran – tanpa disadari semua ini bisa sangat melelahkan bagi orangtua.

Seperti yang kita semua ketahui, mengasuh anak bukanlah pekerjaan yang mudah, apalagi ketika anak-anak mulai tumbuh dan mulai belajar, itu berarti orangtua juga mulai memiliki lebih banyak tanggung jawab.

Sebagai orangtua, kita tentu ingin anak-anak berprestasi di sekolah dan memiliki pendidikan yang baik, sehingga mereka akan menjalani kehidupan berkualitas di masa depan.

Berbagai cara pun dilakukan untuk membantu anak-anak berprestasi dalam belajar, termasuk membimbing mereka dalam mengerjakan pekerjaan rumah (PR)

Ya, PR adalah bagian tak terhindarkan dari kehidupan sekolah, di mana itu menjadi momen bagi anak-anak untuk belajar di rumah.

Namun, tahukah kamu bahwa pekerjaan rumah dapat memengaruhi kesehatan keluarga? Berikut penjelasannya.

1. Penambahan Berat Badan

Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan, bahwa pekerjaan rumah (PR) dari sekolah dapat menyebabkan kenaikan berat badan baik pada orangtua maupun anak-anak.

Sekarang ini, jumlah PR yang diberikan oleh sebagian besar sekolah cenderung meningkat.

Setelah pulang sekolah, anak-anak masih harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk duduk menyelesaikan PR.

Belum lagi, jika esok harinya anak-anak harus menghadapi ujian. Ini berarti waktu yang mereka habiskan di meja belajar akan lebih banyak.

Kebiasaan ini membuat mereka hampir tidak ada waktu untuk olahraga atau kegiatan fisik lainnya.

Inilah yang menyebabkan kenaikan berat badan, termasuk pada orangtua yang selalu mendampingi anak-anak menyelesaikan PR.


2. Depresi

Pekerjaan rumah juga berisiko menyebabkan depresi dan stres baik pada orangtua maupun anak-anak.

Sering kali, orangtua cenderung menekan anak-anak untuk berprestasi dan karenanya, mereka ingin anak-anak menyelesaikan PR mereka dengan sempurna, yang mana dapat membuat anak stres dan menyebabkan depresi.

Di sisi lain, orangtua juga merasa stres ketika kinerja anak-anak tak sesuai yang diharapkan.

Kesimpulannya, pekerjaan rumah atau PR dapat memengaruhi kesehatan keluarga secara negatif, jika berlebihan dan ada banyak tekanan untuk unggul.

Untuk menghindarinya, buatlah suasana mengerjakan PR lebih menyenangkan. Perlu diingat, setiap anak memiliki kelebihan masing-masing, hindari selalu menekan anak untuk menjadi yang terbaik dalam semua mata pelajaran.

Selain itu, usahakan untuk meluangkan waktu berolahraga bersama. Jika jadwal sekolah anak padat, orangtua bisa melakukannya di akhir pekan. Sehingga, kesehatan fisik tetap terjaga.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/01/30/224954520/ketika-pr-sekolah-bisa-mengganggu-kesehatan-keluarga

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.