Salin Artikel

Tips Menjaga Kebersihan Area Kewanitaan untuk Cegah Infeksi

KOMPAS.com - Merawat kebersihan tubuh menjadi perhatian bagi sebagian besar perempuan. Namun, sayanganya masih banyak yang kurang memerhatikan secara khusus kebersihan area intimnya.

Seperti dikutip dari siaran pers Andalan Feminine Care, sekitar 90 persen perempuan di Indonesia berpotensi mengalami keputihan, bahkan 31,8 persen gejala keputihan sudah dialami oleh remaja putri.

Data tersebut membuktikan bahwa masih banyak perempuan di Indonesia yang belum memiliki perilaku tepat untuk menjaga higienitas area kewanitaannya secara baik.

Perlu diketahui, kondisi higienitas area kewanitaan yang buruk dapat menimbulkan berbagai infeksi yang berbahaya bagi organ reproduksi perempuan.

“Apabila tidak dijaga dengan baik, area kewanitaan yang tidak bersih dapat mempengaruhi kesehatan organ reproduksi karena infeksi yang disebabkan oleh jamur, virus, bakteri, dan parasit, hingga berujung pada candidiasis, trichomoniasis, bacterial vaginosis, sampai yang terparah seperti kanker serviks, tumor, serta kalainan vagina,” kata dr. Dinda Derdameisya Sp.OG.

Lalu, tahap apa saja yang perlu dilakukan perempuan untuk menjaga kebersihan area kewanitaannya?

1. Memilih produk yang aman

Seiring dengan meningkatnya kesadaran terhadap isu lingkungan, berkembang pula tren penggunaan produk pembalut ramah lingkungan. Misalnya, menggunakan menstrual cup sebagai pengganti pembalut.

Namun, perlu diperhatikan juga cara membersihkan serta mensterilisasi menstrual cup dengan benar. Sebelum pemakaian, cuci bersih menstrual cup dengan cairan antiseptik atau sabun khusus kewanitaan hingga bersih.

Jangan lupa tetap menjaga kebersihan area kewanitaan. Sebab, penggunaan menstrual cup yang tidak disertai dengan merawat kebersihan justru akan semakin memperparah iritasi pada kulit vagina.

Sanitasi yang bersih juga berperan sangat penting untuk mensterilkan menstrual cup, khususnya bila sedang bepergian atau berkerja di kantor. Pastikan kamu rutin mencuci atau mengganti menstrual cup maksimal setiap 10-12 jam sekali. 

Selain menstrual cup, pembalut kain juga menjadi salah satu yang sering digunakan untuk alternatif pembalut sekali pakai.

Namun, sebelum memakainya pastikan kondisi pembalut kain benar-benar bersih dan kering. Cuci serta kucek menggunakan deterjen yang memiliki bahan lembut serta aman bagi kulit, kemudian keringkan di bawah sinar matahari. 

“Pilih produk feminine hygiene yang memiliki kandungan bebas chlorine, parfum, serta cairan kimia yang berlebih, karena akan membahayakan kesehatan area vagina” tambah Dinda.

 2. Bersihkan vulva dan lipatan labia dengan sabun pembersih kewanitaan

Saat mandi maupun setelah selesai buang air, usahakan selalu membersihkan bagian luar organ kewanitaan yaitu vulva, klitoris dan lipatan labia.

Gunakan sabun pembersih kewanitaan khusus yang memiliki kandungan alami, lembut dan mengandung prebiotic dan bahan alami seperti Andalan Feminine Care Intimate Wash, sehingga aman digunakan sehari-hari serta dapat membantu menjaga keseimbangan pH alami vagina.

3. Rajin mengganti celana dalam

Pada saat musim hujan seperti sekarang, jamur lebih mudah berkembang apabila kamu jarang mengganti celana dalam maupun menggunakan celana dalam yang kurang kering.

Gantilah celana dalam minimal dua kali sehari atau lebih bagus lagi setiap selesai buang air. Pastikan menggunakan celana dalam dengan bahan yang mudah menyerap keringat serta selalu menggunakan handuk kering yang lembut sebelum memakai celana dalam.

Selain itu, penting pula untuk selalu menjemur celana dalam dan handuk hingga benar-benar kering sebelum digunakan untuk membunuh bakteri-bakteri pada pakaian. 

4. Bersihkan ekstra pada saat menstruasi 

Saat menstruasi, seringkali perempuan malas membersihkan area kewanitaan karena kondisi darah menstruasi yang membuat tidak nyaman. Padahal, saat menstruasi kebersihan area kewanitaan justru perlu dijaga semakin ekstra karena lebih rentan terhadap infeksi bakteri dan jamur.

Jangan lupa untuk selalu menggunakan sabun kewanitaan yang memiliki kandungan alami untuk selalu menjaga kebersihan area kewanitaan.

 5. Rajin minum air putih serta konsumsi sayur dan buah

Asupan makanan sehat dan bernutrisi juga penting untuk menjaga kesehatan reproduksi. Beberapa makanan seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, susu, telur, daging serta ikan adalah contoh makanan yang baik bagi kesehatan reproduksi perempuan.

Selain itu, cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan konsumsi minimal delapan gelas air mineral per hari. Bagi kamu yang hobi minum kopi, batasi konsumsi kopi tidak lebih dari dua cangkir per hari. 

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/02/05/173533820/tips-menjaga-kebersihan-area-kewanitaan-untuk-cegah-infeksi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.