Salin Artikel

Anak Suka Berbohong? 5 Hal Ini Bisa Jadi Alasannya

KOMPAS.com - Dalam kondisi tertentu anak-anak suka berbohong, entah untuk mendapat perhatian dari orangtua mereka atau untuk “melarikan diri”.

Jika kamu tak ingin ini menjadi kebiasaan yang melekat pada anak, maka ajaklah anak duduk bersama dan diskusikan apa dampaknya jika mereka suka berbohong.

Di sisi lain, sebagai orangtua kamu perlu mengetahui dan memahami alasan anak berbohong, sehingga selanjutnya kamu dapat melatihnya untuk mencintai kebenaran dan bersikap jujur.

Berikut lima alasan umum yang membuat anak-anak berbohong:

1. Keluar dari Situasi Buruk

Untuk keluar dari situasi yang mereka hadapi, anak-anak cenderung berbohong. Ini semacam perasaan aman bagi anak, di mana mereka percaya bahwa hanya dengan berbohong mereka bisa selamat dari situasi yang sulit.

2. Tekanan Teman-teman Sebaya

Tekanan teman sebaya bisa sangat sulit bagi anak yang sedang bertumbuh. Ketika anak berada di bawah banyak tekanan, dia terdorong untuk melakukan hal-hal yang tidak mereka sukai, demi untuk diterima dalam kelompok pertemanan.

Karena itu, orangtua harus mengenal teman-temannya dan mengawasi gaya pertemanan mereka, sehingga orangtua bisa memberi pengertian pada anak ketika ada sesuatu yang tak baik.


3. Untuk Mendapatkan Perhatian dari Orang Lain

Anak-anak akan melakukan apa saja untuk mendapatkan perhatian dari orang-orang di sekitar mereka.

Jika si kecil bertindak aneh akhir-akhir ini - termasuk berbohong untuk mencari perhatian darimu, itu adalah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Bisa jadi selama ini anak-anak merasa kurang menghabiskan waktu bersama orangtuanya.

4. Berbohong Telah Menjadi Kebiasaan

Ketika berbohong menjadi kebiasaan dan orangtua tidak campur tangan untuk melakukan sesuatu tentang hal itu, anak mulai berpikir bahwa berbohong itu baik dan normal.

Ini adalah salah satu alasan umum mengapa anak suka berbohong. Mereka juga menganggapnya sebagai tindakan yang keren.

5. Orangtua Tak Pernah Mengecek Perilaku Anak

Ketika orangtua memerhatikan bahwa anaknya berbohong, maka ia perlu mengoreksi sang anak saat itu juga.

Jika kamu sebagai orangtua tak pernah mengoreksi dan tak pernah mengingatkannya apa yang benar dan salah, maka anak akan terus melakukannya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/03/08/193238920/anak-suka-berbohong-5-hal-ini-bisa-jadi-alasannya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.