Salin Artikel

4 Tips Cegah Penularan Virus Corona Saat Olahraga di Gym

Terutama ketika aktivitas tersebut dilakukan di tempat banyak orang berkumpul, dan melibatkan sentuhan pada benda-benda umum.

Salah satunya adalah di gym atau pusat kebugaran.

Namun, apakah kita perlu khawatir dengan penyebaran virus di gym dan perlu berhenti sejenak melakukan aktivitas tersebut?

Sebetulnya hal itu amat bergantung pada lokasi di mana kita berada.

Aubree Gordon, associate profesor epidemiologi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Michigan mengungkapkan pandangannya kepada CNBC Make It.

Aubree mengatakan, jika ada wabah virus corona di daerah kita, risiko tertular di gym tentu masih ada.

Sehingga, mungkin ada baiknya untuk sementara waktu menghindari olahraga di tempat tersebut.

Bahkan, meskipun tidak ada atau minim kasus virus corona di daerah kita, Aubree menyarankan untuk tetap mengambil beberapa tindakan pencegahan umum.

Misalnya, mencuci tangan selama 20 detik dengan air dan sabun, tidak banyak menyenyuh wajah, menutupi batuk atau bersin, serta berdiam di rumah ketika sedang sakit.

Untuk sementara waktu kita juga bisa memilih berolahraga di rumah.

"Pada titik ini, orang tentu harus tetap berolahraga," kata Aubree.

Jika kita biasa berolahraga di gym, ada baiknya untuk tetap melakukan tindakan pencegahan sebagai berikut:

1.Kenakan sarung tangan angkat beban

Aubree menyarankan untuk memakai sarung tangan kain selama latihan.

Secara teknis virus tidak menembus kulit, namun memakai sarung tangan bisa mencegahmu menyentuh wajah.

Setelah melepas sarung tangan, kita juga masih harus mencuci tangan.

"Orang-orang banyak menyentuh wajah mereka dan mereka tidak sadar," kata Aubree.

2. Mengelap peralatan

Penelitian menunjukkan, permukaan paling parah di fasilitas kebugaran cenderung berada di peralatannya, bukan kamar mandi atau ruang ganti.

Banyak pusat kebugaran bersikap proaktif tentang peralatan pembersih dan disinfektan di tempat mereka.

Tetapi, kita tetap harus mengelap peralatan sebelum dan setelah menggunakannya.

Selain itu, jika kita lebih suka menggunakan handuk untuk membersihkan keringat saat berolahraga, perhatikan di mana kita meletakkannya saat tidak menggunakannya.

Sebab, kita tentunya tidak ingin mengenakan sebuah handuk yang telah bersentuhan dengan kuman atau permukaan yang terkontaminasi, bukan?

3. Olahraga di luar ruangan

Jika masih khawatir tentang berolahraga di gym, berolahraga di luar ruangan bisa menjadi pilihan.

Sebab, berolahraga di luar ruangan akan secara dramatis mengurangi peluang kita terkena virus. Alasannya, hanya karena kita berada di tempat dengan lebih sedikit orang.

Saat ini, kata Aubree, belum ada batasan tempat yang luar ruangan yang perlu dicegah.

Kita bisa pergi untuk jalan kaki, mendaki atau naik sepeda.

Plus, penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki selama 90 menit di alam terbuka dapat meningkatkan fungsi kognitif dan mengurangi kecemasan.

4. Menghindari jam ramai

Cobalah rencanakan kunjungan gym tidak pada waktu yang ramai pengunjung. Dengan begitu, kita tahu di sana akan lebih sedikit orang yang menyentuh dan menggunakan peralatan.

Batasi sentuhan fisik, seperti jabat tangan atau "hi five", saat berada di sana. Pastikan untuk mencuci tangan dengan benar saat tiba dan sebelum pergi.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/03/10/081427720/4-tips-cegah-penularan-virus-corona-saat-olahraga-di-gym

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.