Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tidur Siang Bikin Badan Gampang Gemuk, Benarkah?

Rasa kantuk adalah hal yang normal dan terjadi karena penurunan kewaspadaan alami antara pukul 13.00-15.00.

Meluangkan waktu sejenak untuk tidur siang sebetulnya memiliki banyak manfaat.

Mulai dari memperbaiki suasana hati, meningkatkan memori otak, menurunkan level tekanan darah tinggi, hingga meningkatkan performa.

Juga masih ada manfaat menurunkan risiko penyakit jantung, dan mengurangi kelelahan, serta berbagai dampak lainnya.

Waktu tidur siang biasanya sekitar satu jam 30 menit. Pada durasi tersebut kita akan mengalami tidur nyenyak selama sekitar satu jam. Lalu, pada setengah jam sisanya kita mengalami "tidur ayam".

Jika hanya punya waktu singkat, kita juga bisa melakukan power nap antara 10-15 menit.

Meski singkat, power nap cukup untuk meningkatkan kewaspadaan, meningkatkan performa kognitif, dan memperbaiki suasana hati ketika bangun.

Melakukan power nap tidak akan membuat tubuh mengantuk atau lesu, karena selama durasi singkat tersebut tubuh tidak tidur terlalu nyenyak, tapi melakukan proses penyegaran pikiran dan tubuh.

Meski bermanfaat, tidur siang yang terlalu lama atau lebih dari dua jam justru bisa membuat tubuh  lesu dan lebih mengantuk.

Apalagi, jika tidur siang dilakukan setelah makan siang dalam jumlah besar.

Lantas, benarkah tidur siang terlalu lama bisa berdampak pada kenaikan berat badan?

Nah, sebetulnya bukan tidur siangnya yang menyebabkan kenaikan berat badan, melainkan kebiasaan rebahan di atas tempat tidur yang dilakukan segera setelah makan siang.

Tidur membakar sangat sedikit kalori daripada duduk atau berdiri.

Namun, bukan berarti kita harus menghindari tidur karena kita tetap membutuhkan tidur minimal delapan jam setiap malamnya, demi menjaga organ tubuh berfungsi maksimal.

Rebahan saat perut ada dalam kondisi kenyang atau penuh bisa mengganggu proses pencernaan dan menyebabkan acid reflux alias gangguan asam lambung.

Ketika kita berbaring segera setelah makan siang dan tertidur, tubuh tidak mempunyai waktu cukup untuk melakukan proses pencernaan dan membakar lemak.

Menurut para pakar kesehatan, setidaknya kita harus memberi jarak 1-2 jam antara waktu makan dan tidur siang untuk mencegah kenaikan berat badan.

Sebab, dalam durasi tersebut tubuh akan mulai mencerna makanan dan membakar lemak, sehingga lemak tersebut tidak tersimpan di dalam tubuh, dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Selanjutnya, bagaimana agar kita tidak mengalami hal itu?

1. Tidurah antara pukul 14.00-15.00, sebab pada waktu ini energi tubuh sedang berada pada titik terendah.

2. Pastikan durasi tidur siang tidak melebihi 20-30 menit.

3. Pilih tempat yang nyaman dan bisa membuat kita mudah tertidur.

4. Jangan minum kafein sebelum tidur.

5. Bergerak terlebih dahulu setelah makan dan sebelum tidur siang. Misalnya dengan berjalan kaki di sekitar rumah.

Jalan kaki bisa membantu membakar lemak, sehingga lemak tersebut tidak tertimbun ketika tidur.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/04/04/200000020/tidur-siang-bikin-badan-gampang-gemuk-benarkah-

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.