Salin Artikel

8 Jus Buah yang Ampuh Atasi Tekanan Darah Tinggi

KOMPAS.com - Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis yang seringkali tidak dirasakan gejalanya tetapi fatal akibatnya, sehingga dikenal dengan istilah the silent killer.

Seiring berjalannya waktu, tekanan darah tinggi bisa menjadi penyebab kerusakan pembuluh darah dan berdampak pada organ tubuh vital lainnya, seperti jantung, ginjal, dan lainnya.

Cara menurunkan tekanan darah tinggi yang paling penting adalah dengan pola makan yang tepat. Salah satu yang bisa dikonsumsi adalah buah-buahan yang diolah dengan cara dijus. Lantas, apa saja jus penurun darah tinggi yang bisa dikonsumsi?

Ada berbagai jenis buah-buahan yang bisa diolah sebagai jus penurun darah tinggi. Buah-buahan berikut mengandung serat, magnesium, serta kalium yang sangat dianjurkan oleh penderita hipertensi.

Apa saja buah-buahan tersebut? Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

Hal tersebut diperkuat oleh penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Queen Mary University of London.

Hasil studi mengungkapkan bahwa kandungan nitrit dalam buah bit dapat meningkatkan kadar gas nitrat oksida dalam sirkulasi darah sehingga membantu menjaga kesehatan jantung.

Selain itu, penelitian lainnya yang diterbitkan oleh Nutrition Journal tahun 2013 menunjukkan bahwa tekanan darah sistolik partisipan yang minum jus bit dan apel bisa menurun..

Selain dijus, kamu bisa mengonsumsi buah bit dalam berbagai cara, seperti ditambahkan pada sereal sarapan, dipanggang bersama sayuran, dibuat menjadi salad, dan lainnya.

2. Jus buah beri

Buah beri, terutama blueberry, mengandung senyawa flavonoid. Sebuah hasil studi menyatakan bahwa ini dapat mencegah tekanan darah tinggi (hipertensi) sehingga dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Kita bisa mengolah buah beri sebagai jus penurun darah tinggi, campuran pada sereal sarapan, atau makan buahnya secara utuh sebagai camilan sehat.

Pisang adalah jenis buah yang mengandung banyak kalium yang sangat dibutuhkan oleh penderita hipertensi.

Tak hanya diolah sebagai jus, kita bisa mengonsumsi pisang sebagai camilan sehat atau campuran pada sereal sarapan.

Sebuah hasil riset yang terdapat dalam jurnal Plant Foods for Human Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi jus delima lebih dari satu gelas setiap hari selama 4 minggu berturut-turut berkaitan dengan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik sehingga membuat tekanan darah ikut menurun dalam waktu yang singkat.

5. Jus buah semangka

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Hypertension menyatakan bahwa semangka dapat menurunkan angka sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi.

Alpukat mengandung antioksidan, lemak baik, serat, vitamin C, vitamin B6, vitamin K, asam pantotenat, folat, serta kalium yang baik bagi penderita hipertensi. Dalam satu buah alpukat berukuran sedang mengandung 20% kalium.

Kandungan antioksidan, lemak baik, serat, dan kalium inilah yang dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh, salah satunya untuk menjaga kesehatan jantung.

Hal tersebut dibuktikan oleh sebuah laporan yang dipublikasikan dalam Food Science & Nutrition yang melibatkan 184 pria dan 297 wanita sebagai partisipan penelitian.

Seluruh partisipan diminta untuk minum jus tomat tawar setiap hari selama setahun. Hasilnya, tekanan darah 94 peserta penderita tekanan darah tinggi mengalami penurunan.

Kemudian, rata-rata tekanan darah sistolik turun dari 141,2 mmHg menuju 137 mmHg, serta rata-rata angka diastolik menurun dari 83,3 mmHg ke 80,9 mmHg.

Memang tidak dituliskan secara pasti apa saja kandungan yang terdapat dalam tomat yang dapat menyebabkan penurunan tekanan darah.

Namun, ada kemungkinan kandungan antioksidan, karotenoid, lycopene, dan kalium yang berperan penting dalam menurunkan tekanan darah tinggi dan menjaga kondisi kesehatan jantung.

8. Jus buah jeruk

Sebanyak 25 partisipan dengan penyakit jantung dilibatkan dalam penelitian ini dan diminta untuk minum air perasan jeruk yang mengandung vitamin C. Tekanan darah mereka pun mengalami sedikit penurunan.

Dua minggu setelahnya, mereka meminum jus jeruk tanpa tambahan vitamin C, dan tekanan darah pun menurun lebih jauh.

Dua minggu kemudian, jus jeruk tersebut diberikan vitamin C dan vitamin E tambahan. Hasilnya, sebagian besar partisipan memiliki tekanan darah yang normal.

Rata-rata penurunan tekanan darah sistolik dari penelitian ini adalah sebesar 6,9%, sedangkan tekanan darah diastolik menurun sebanyak 3,5%. Meski angka tersebut tergolong kecil, penurunan ini cukup signifikan pada penderita hipertensi.

Akan tetapi, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk membuktikan pengaruh jeruk pada penurunan tekanan darah.

Jika bosan dengan rasa buah yang itu-itu saja, kamu bisa mencampurkan kombinasi beberapa potongan buah-buahan di atas agar rasa dan manfaatnya semakin banyak didapat.

Selain diolah sebagai jus penurun darah tinggi, kita dapat mengonsumsi buah-buahan di atas menjadi camilan sehat atau sebagai pelengkap makanan lainnya.

Namun, upayakan untuk tidak menambahkan gula terlalu banyak dalam jus penurun darah tinggi agar kadar gula darah tidak melonjak tajam. Sebagai pengganti zat pemanis, gunakan madu atau gula rendah kalori ke dalam jus buah.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/05/13/143209220/8-jus-buah-yang-ampuh-atasi-tekanan-darah-tinggi

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.