Salin Artikel

Raksasa Jerman, Puma dan Adidas Ikut Boikot Iklan di Facebook

Kebijakan ini diambil oleh kedua raksasa industri sport tersebut agar media sosial lebih ketat mengawasi praktik ujaran kebencian dan disinformasi.

Langkah tersebut mengikuti jejak sejumlah brand terkemuka lainnya, seperti Levi's dan Coca-Cola.

Unilever juga menghentikan iklan mereka di Facebook, Instagram, dan Twitter di Amerika Serikat, setidaknya setelah 31 Desember.

Unilever bergabung dengan sejumlah brand, seperti Eddie Bauer, The North Face dan Patagonia yang tergabung dalam kampanye yang sama.

"Puma bergabung dengan kampanye #StopHateForProfit sepanjang Juli," kata seorang Jurubicara-nya kepada kantor berita AFP.

Jurubicara tersebut mengutip hashtag media sosial yang diselenggarakan oleh aktivis keadilan sosial, dan diambil oleh beberapa perusahaan.

Dengan kebijakan ini, Puma menjadi bagian dari upaya keseluruhan untuk menciptakan perubahan positif di platform Facebook.

Sementara itu Adidas, meskipun tidak merujuk hashtag yang spesifik, mengaku akan mengembangkan kriteria untuk mempertahankan lingkungan aman yang akan berlaku untuk semua.

Jeda iklan Facebook ini juga akan mencakup anak perusahaan mereka asal Amerika Serikat, Reebok.

"Rasisme, diskriminasi, dan komentar penuh kebencian seharusnya tidak memiliki tempat di perusahaan kami atau di masyarakat kami," tegas Jurubicara Adidas.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/07/03/125115820/raksasa-jerman-puma-dan-adidas-ikut-boikot-iklan-di-facebook

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.