Salin Artikel

Rihanna Merasa Seperti Badut di Acara Met Gala 2015

KOMPAS.com— Pada acara Met Gala 2015, penyanyi Rihanna mendapatkan perhatian internasional sat berjalan di karpet merah dengan gaun adibusana kuning cerah rancangan desainer Cina Guo Pei. Pakaian itu menampilkan jubah sulaman yang panjang.

Lima tahun kemudian, pelanton ”Diamonds” mengungkapkan bahwa dia merasa seperti badut, takut dia berpakaian berlebihan untuk acara yang waktu itu bertema China: Through the Looking Glass.

Dia ingat bagaimana dia merasa takut untuk keluar dari mobil dan saat berbicara dengan wartawan dalam sebuah wawancara.

"Aku berjalan melewati karpet merah dan aku hanya melihat, Ya Tuhan, aku seorang badut, orang-orang akan menertawakanku. Ini seperti terlalu berlebihan," katanya.

“Aku memikirkan itu. Saya berputar seperti tiga kali, saya bahkan tidak bercanda,” tambahnya.

Rihanna menyatakan bahwa kekhawatiran terbesarnya adalah ukuran jubah yang begitu besar sehingga dia harus membuat koreografi gerakannya.

“Koreografi masuk ke dalam mobil dan keluar, seperti, kita harus membuat koreografi. Siapa yang duduk di pintu? Kemana mantelnya akan diarahkan? Di mana saya duduk? " dia berkata.

Namun, dia melangkah keluar dan melewati karpet merah. Penyanyi itu mengatakan dia akhirnya memutuskan untuk tak memikirkan bagaimana koreografinya.

Pakaian Rihanna merupakan buatan tangan seorang wanita China. Butuh dua tahun untuk membuatnya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/08/01/160000020/rihanna-merasa-seperti-badut-di-acara-met-gala-2015

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.