Salin Artikel

Bagaimana Seharusnya Bepergian dengan Transportasi Umum Saat Ini?

KOMPAS.com - Pandemi membuat kehidupan kita berubah total. Kita harus mengubah perilaku saat berada di luar rumah, dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus.

Begitu pula saat kita bepergian menggunakan transportasi umum. Kita dituntut untuk mengubah perilaku di era normal baru seperti sekarang.

Hal itu disampaikan Dr. Sonny Harry B. Harmadi, Ketua Bidang Perilaku Satgas Penanganan Covid-19.

"Kita harus punya kesadaran untuk melindungi diri sendiri. Penggunaan masker akan menurunkan risiko tertular atau menularkan Covid-19 sampai 85 persen."

Demikian kata Dr. Sonny dalam "Talk Show: Naik Transportasi Umum dan Tetap Aman Covid-19" yang diadakan secara virtual pada Rabu (9/9/2020) siang.

Ditambahkan olehnya, selain masker, kita wajib membawa hand sanitizer untuk membersihkan tangan, sekaligus menjaga jarak dengan orang lain saat berada di transportasi umum.

"Kita harus sadar terhadap kewajiban kita untuk melindungi orang lain juga," ujar dia.

"Jika kondisi tubuh sedang tidak sehat, kita sebaiknya tidak naik transportasi umum karena kita bisa menularkan penyakit ke orang lain."

Tanggapan senada juga diutarakan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr. Reisa Broto Asmoro. Menurut dia, perubahan perilaku saat menggunakan transportasi umum tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat dan instan.

"Karena itu, penting bagi kita untuk mempraktikkan protokol kesehatan setiap hari," tutur dr. Reisa.

Ia memberikan sejumlah tips bagi kita yang ingin menggunakan transportasi umum untuk bepergian.

1. Menerapkan protokol kesehatan

Hal ini termasuk memakai masker, membawa hand sanitizer atau pembersih tangan, dan menjaga jarak aman dari orang lain.

"Pemakaian masker akan efektif jika kita melakukan protokol kesehatan lainnya," dr. Reisa mengingatkan.

Namun khusus untuk penggunaan masker, dr. Reisa memberikan catatan tambahan.

"Kalau bepergian, apalagi sampai seharian, bawa beberapa masker. Karena satu masker hanya bisa dipakai dalam waktu maksimal empat jam."

"Apabila masker yang kita pakai sudah terasa lembap, kita harus menggantinya dengan yang baru. Itulah kenapa saya sarankan kita membawa beberapa masker. Jenis maskernya juga harus yang aman dipakai," katanya.

2. Memakai jaket atau membawa baju ganti

Saat di dalam transportasi umum, baju yang kita kenakan akan bersentuhan dengan tempat duduk, pegangan pintu, dan lain-lain.

Sehingga, menurut dr. Reisa, kita perlu membawa baju tambahan dan menggantinya ketika kita tiba di tempat kerja.

"Bawa baju ganti, atau minimal pakai jaket. Begitu sampai kantor, lepaskan baju yang kita pakai selama berada di transportasi umum untuk menjaga keselamatan teman-teman kita di kantor juga," ujar dr. Reisa.

3. Rutin melakukan pengecekan medis untuk Covid-19

Saat ini sudah ada banyak tes untuk mendeteksi Covid-19 seperti rapid test, swab, dan PCR.

"Lakukan pengecekan secara rutin sebelum menggunakan transportasi umum."

4. Terapkan gaya hidup sehat

Hal paling mendasar dari pencegahan Covid-19 saat bepergian dengan transportasi umum adalah memastikan tubuh kita dalam keadaan sehat, menurut dr. Reisa.

"Jangan lupa, dari diri kita juga harus menerapkan gaya hidup sehat, seperti olahraga teratur, banyak minum air putih, makan makanan bergizi, dan tidur cukup," tuturnya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/09/09/153421520/bagaimana-seharusnya-bepergian-dengan-transportasi-umum-saat-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.