Salin Artikel

Stop Unggah Foto Berbikini, Influencer Ini Kehilangan 70.000 Followers

KOMPAS.com - Gerakan mempromosikan nilai-nilai positif tubuh (body positivity) kini banyak digaungkan di media sosial, termasuk Instagram.

Hal itu dilakukan lewat banyak cara, mulai dari tidak malu menunjukkan stretch mark di tubuh, hingga mengunggah foto "sebelum dan sesudah".

Atas alasan ingin ikut mempromosikan body positivity, fitness blogger Sophie Gray memutuskan untuk tidak lagi mengunggah foto dirinya berbikini karena dianggap "membahayakan" orang lain.

Sebelumnya Gray sering membagikan fotonya menggunakan bikini dan menunjukkan lekuk tubuh yang dicitrakan ideal.

Dalam sebuah unggahan, Gray mengaburkan area tubuhnya yang terbuka karena memakai bikini dan memberi komentar "pizza dan kue sangatlah enak."

Sejak mengumunkan tidak akan lagi mengunggah foto berbikini, pengikutnya berkurang sekitar 70.000, dari 430.000 menjadi 360.000. Meski begitu, Gray merelakannya dan mengatakan dirinya kini jauh lebih bahagia.

Mempromosikan body positivity tak lantas membuat Gray sepenuhnya mengabaikan gaya hidup sehat. Ia tetap berolahraga dan menerapkan pola makan sehat

Alami kecemasan

Laman the Daily Mail mengutip pernyataan Gray bahwa dulu ia terus-menerus mengkhawatirkan citra tubuhnya karena "nilai" dirinya di media sosial sangat bergantung dengan itu.

"Berada di belakang akun itu selama tiga tahun, aku melihat gambar mana yang mendapat respons lebih baik, yakni yang lebih bugar, lebih ramping, lebih terdefinisi, dan sempurna," katanya.

Sejak saat itu ia banyak bicara mengenai menghadapi kecemasan dan serangan panik yang pernah dialaminya. Gray saat ini menjalankan beberapa akun, termasuk akun pribadinya @sophiegray dan @divethru_.

Akun-akun itu digunakannya untuk mendokumentasikan usaha-usaha yang dilakukannya untuk mengatasi kecemasan.

Ia juga menjalankan situs Way of Gray untuk menyebarkan nilai positifnya yang unik.

Kini, kita bisa melihat Gray kerap mengunggah foto dirinya tengah memegang makanan berkalori, seperti cokelat dan pizza.

Setiap foto yang diunggahnya selalu disertai kalimat dengan sisipan pesan body positivity. Ia ingin orang-orang bersemangat menjadi dirinya sendiri.

"Aku ingin mereka bangga dengan diri mereka sendiri dan tahu, di level terdalam, bahwa mereka layak dicintai dan diterima, seperti apa adanya mereka," kata dia, seperti dikutip People.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/09/22/165700820/stop-unggah-foto-berbikini-influencer-ini-kehilangan-70000-followers

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.