Salin Artikel

Anak Juga Bisa Stres, Ini Tips Jaga Kesehatan Mental Pandemi

KOMPAS.com - Menjaga kesehatan mental bukan hanya penting untuk orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Sebab anak-anak juga bisa mengalami stres. Entah karena urusan sekolah, pertemanan, maupun hal lain.

Kesehatan mental yang tidak terjaga dengan baik dapat menciptakan masalah di kemudian hari. Oleh karenanya, penting bagi orangtua untuk memastikan anaknya tidak mengalami stres berlebih atau bahkan depresi.

Cara menjaga kesehatan mental pada anak sebenarnya cukup mudah, yakni mengajak mereka berinteraksi dengan alam. Kegiatan tersebut memberikan manfaat menenangkan dan menyejahterakan mental anak.

Berikut tips mudah menjaga kesehatan mental anak seperti yang tertulis dalam laman Indian Express.

1. Berjemur di bawah sinar matahari

Paparan sinar matahari dapat memperkuat sistem saraf otak dan melepaskan hormon serotonin yang bisa meningkatkan suasana hati. Hormon tersebut juga membantu anak merasa tenang dan fokus.

Selain itu, serotonin juga merangsang hormon melatonin yang dapat memicu otak untuk tidur nyenyak di malam hari. Manfaat lain dari berjemur adalah merangsang pembentukan vitamin D.

Ajaklah anak berjemur di pagi hari paling tidak selama 15 menit atau melakukan olahraga di ruang terbuka sambil terpapar sinar matahari.

2. Berkebun

Mengajak anak untuk berkebun juga bisa membantu meredakan stres. Pilih tanaman yang disenangi anak seperti pohon buah atau bunga.

Apabila di rumah tidak ada area yang luas untuk berkebun, merawat tanaman hias di pot bisa menjadi alternatif.

Mintalah anak untuk rutin menyiram tanaman. Penelitian mengungkapkan, merawat tanaman dapat memberikan rasa tanggung jawab.

Bahkan, rasa tanggung jawab itu bisa membuat anak merasa dirinya berharga karena ada yang membutuhkannya.

3. Memberikan hewan peliharaan

Memiliki hewan peliharaan ternyata bisa membantu menjaga kesehatan mental anak. Orangtua perlu mengajari anak untuk berani membelai hewan seperti kucing atau anjing.

Membelai tanpa syarat dengan rasa cinta dapat memicu pelepasan hormon oksitosin. Selain itu, memiliki hewan peliharaan juga menurunkan risiko hipertensi pada anak.

4. Pastikan anak cukup minum

Air dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsinya. Tapi di sisi lain, air juga memiliki efek terapeutik.

Memastikan anak minum cukup air dapat meningkatkan fungsi dan konektivitas otak. Mulai dari meningkatkan konsentrasi dan kognisi hingga membantu menyeimbangkan suasana hati dan emosi.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/10/05/091407720/anak-juga-bisa-stres-ini-tips-jaga-kesehatan-mental-pandemi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.