Salin Artikel

Penyebab Kita Bisa Merasa Terangsang saat Berolahraga

KOMPAS.com - Saat berolahraga, tubuh mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak. Namun ada kalanya, olahraga juga membuat tubuh kita terangsang, atau bahkan orgasme.

Jika kamu pernah merasa terangsang di saat sedang berolahraga, maka kondisi itu adalah wajar.

Tina M. Penhollow, profesor di Department of Exercise Science and Health Promotion di Florida Atlantic University memberi tanggapan atas hal tersebut.

"Menjadi aktif saat berolahraga adalah afrodisiak yang manjur untuk wanita dan pria," kata Penhollow kepada Aaptiv.

Bisa jadi faktor biologi berperan dalam kondisi kita yang terangsang saat berolahraga.

Misalnya saja, kita melihat penampilan kita di cermin saat melakukan sit-up dengan posisi kedua lengan memegang belakang kepala.

Para ahli mengungkap, ada berbagai cara untuk melatih otot yang juga membawa manfaat lebih bagi tubuh kita.

1. Olahraga memengaruhi hormon kita

Personal trainer Nick Liguori mengatakan, olahraga yang melibatkan tubuh bagian bawah memicu tubuh untuk mengeluarkan hormon testosteron.

"Olahraga ini meningkatkan aliran darah ke organ reproduksi kita, yang memicu libido," kata Liguori kepada Well+Good.

Peningkatan hormon testosteron selama olahraga tidak hanya memicu peningkatan gairah pada pria, melankan juga wanita.

Hasil laporan tahun 2018 yang ditulis tim peneliti dari University of Texas, Austin, AS juga mengungkap fakta tersebut.

"Olahraga terbukti memengaruhi berbagai hormon seperti kortisol, estrogen, prolaktin, dan testosteron, yang semuanya dikaitkan dengan gairah seksual pada wanita," tulis peneliti.

2. Olahraga meningkatkan gairah fisiologis

Dari studi di tahun 2008 yang diterbitkan ke dalam The Journal of Sexual Medicine, diungkap partisipan wanita yang berolahraga mengalami peningkatan signifikan dalam gairah seksual fisiologis.

Debby Herbenick, profesor di Indiana University yang melakukan studi tentang topik tersebut menulis ke dalam bukunya, The Coregasm Workout.

Studi itu dilakukan di tahun 2012, berjudul "Exercise-Induced Orgasm and Pleasure Among Women."

Berdasarkan studi yang dia lakukan, sebanyak 1 dari 10 wanita dan 1 dari 12 pria pernah mengalami orgasme yang dipicu oleh olahraga beberapa kali dalam hidup mereka.

Menariknya, sebagian besar orang dalam studi Herbenick melaporkan bahwa mereka bahkan tidak memikirkan seks saat itu.

3. Ada latihan khusus yang dapat memicu orgasme

Kepada Insider, Herbenick mengungkap ada satu olahraga atau latihan yang dapat memicu orgasme.

Olahraga itu, menurut dia, adalah mengangkat kaki ke atas, dengan mengistirahatkan lengan dan punggung pada penyangga seperti kursi.

"Kemudian, gunakan otot perut Anda dan perlahan-lahan angkat lutut ke arah dada. Anda juga bisa menjaga agar kaki tetap lurus dan mengarahkannya ke depan sehingga tubuh  membentuk huruf L," ucap Herbenick.

4. Olahraga lari juga bisa membangkitkan gairah

Beberapa orang mengatakan kepada Herbenick, mereka mengalami orgasme saat berlari. Namun, orgasme hanya mereka rasakan jika mereka berlari lebih dari 20 menit.

Berlari sebelum melakukan latihan inti otot juga dapat meningkatkan kemungkinan orgasme yang dipicu oleh olahraga, sebut Herbenick.

Hal ini bisa terjadi karena beberapa alasan:

  • Olahraga mengaktifkan sistem saraf simpatis yang bertanggung jawab atas respons seksual.
  • Olahraga membuat darah mengalir ke seluruh tubuh, termasuk ke daerah panggul, yang meningkatkan gairah.

Dengan berolahraga, kita bisa memperbaiki kesehatan mental, menurunkan berat badan, dan melindungi tubuh dari sejumlah penyakit serius.

Selain itu, meningkatnya libido juga menjadi manfaat luar biasa dari olahraga secara teratur. Tunggu apa lagi? Segeralah berolahraga!

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/10/22/183002720/penyebab-kita-bisa-merasa-terangsang-saat-berolahraga

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.