Salin Artikel

Usia Berapa Anak Memerlukan Edukasi Menstruasi?

Meski begitu, belum semua perempuan memiliki edukasi yang cukup tentang menstruasi itu sendiri, terutama mengenai menarche (menstruasi pertama kali).

Peran orangtua sangat penting dalam memberikan bekal edukasi kepada anak sebelum menarche terjadi.

Lalu, usia berapa anak perlu mulai diberi edukasi tentang menstruasi?

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) menyarankan agar edukasi menstruasi diberikan ketika anak mendekati usia delapan tahun.

Usia tersebut dianggap cukup, terutama jika mempertimbangkan adanya kejadian menstruasi prekok atau menstruasi yang terjadi pada usia yang lebih muda dari batas minimum.

"Tapi yang ekstrim kurang dari delapan tahun jarang sekali," katanya dalam virtual launching website Charm Girl's Talk, Kamis (12/11/2020).

Pada usia tersebut, anak sudah mulai menunjukkan tanda-tanda sekunder, seperti bulu pada ketiak yang sudah mulai tumbuh hingga payudara yang mulai sedikit membesar.

Edukasi menstruasi sebetulnya boleh saja diberikan pada anak di bawah usia tersebut.

Namun, sebagai pendidik Hasto menilai informasi akan tersampaikan lebih efektif pada anak yang sudah mendekati menarche.

"Prinsipnya mereka yang tidak berkepentingan cenderung tidak mengingatnya," ujarnya.

Langkah memberikan ededukasi menstruasi

Membahas mengenai seks, termasuk menstruasi, masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat dengan budaya ketimuran.

Namun, Psikolog Anak Devi Sani, M. Psi mengungkapkan, orangtua tak akan lagi merasa canggung memberikan edukasi menstruasi kepada anak jika memilih kata-kata yang sesuai dan tidak menciptakan suasana tegang.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan orangtua, antara lain:

1. Mengecek terlebih dahulu pandangan diri sendiri terhadap menstruasi. Hal ini penting dilakukan sebab masih ada sebagian orang yang memandangnya sebagai penyakit dan sesuatu yang menjijikan. Orangtua atau pendidik juga perlu memeriksa dan memahami fakta-fakta seputar menstruasi dan menarche sebelum menjelaskan pada anak.

2. Memberdayakan. Sampaikan pada anak bahwa mereka masih tetap bisa berkegiatan ketika menstruasi. Hindari menakut-nakuti anak dengan berbagai kekhawatiran tak berdasar karena hanya akan membuatnya terkungkung.

3. Eksplorasi alat dan platform yang dibutuhkan oleh anak saat menstruasi. Misalnya, memperkenalkan berbagai jenis pembalut atau mengajaknya mengakses platform informasi seperti website Charm Girl's Talk yang baru diluncurkan.

4. Ajari anak untuk mengelola kebutuhan mereka ketika menstruasi. Misalnya, mengajari anak untuk mengantisipasi jika mereka mengalami "tembus" di sekolah, dan lainnya.

5. Hindari fokus hanya pada hal negatif. Berikanlah pandangan bahwa menarche adalah suatu gerbang yang penuh kegembiraan, yang membawa anak masuk ke fase dewasa, dan

6. Pastikan ayah juga terlibat dalam memberi informasi sebelum menarche datang. Hal ini dilakukan agar anak tak merasa malu dengan apa yang dialaminya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/11/13/063000920/usia-berapa-anak-memerlukan-edukasi-menstruasi-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.