Salin Artikel

Road Trip dengan Anak? Persiapkan Mental untuk Ini

KOMPAS.com - Bepergian dengan transportasi umum seperti kereta, bis, atau pesawat, di masa pandemi masih menimbulkan kekhawatiran banyak orang. Karenanya, melakukan perjalanan darat (road trip) menjadi pilihan.

Traveling menggunakan mobil memang lebih hemat, apalagi jika dilakukan bersama keluarga. Namun, yang namanya pergi bersama anak menggunakan mobil, pasti ada saja kejadian yang terkadang membuat orangtua harus menahan emosi.

Jangan biarkan hal itu merusak kegembiraan liburan. Ketahui apa saja yang harus dipersiapkan orangtua ketika menghadapi kejadian-kejadian saat road trip.

1. Pertanyaan kapan sampai

Belum sampai satu jam berkendara, anak mungkin akan bertanya, ‘Kapan kita sampai?’. Anak yang masih kecil tidak mengenal konsep waktu sehingga akan terus bertanya walau sudah dijelaskan. Orangtua pun harus menjawab pertanyaan dengan sabar.

2. Mainan jatuh ke kolong kursi

Saat pergi bersama anak, orangtua pasti menyiapkan berbagai hal, terutama mainan agar anak tidak merasa bosan di perjalanan.  Ada kemungkinan anak akan menjatuhkan mainannya ke kolong kursi mobil sehingga membuat orangtua harus membantu mengambil dan hal itu bisa terjadi berkali-kali.

3. Anak ingin ke toilet

Anak-anak di atas usia dua tahun biasanya sudah tidak memakai popok. Ketika diajak dalam perjalanan jauh, tak jarang mereka ingin pergi ke toilet.

Ini bisa menjadi masalah apabila di sepanjang jalan tidak ada toilet umum yang memadai. Orangtua biasanya akan meminta anak untuk menahan keinginan buang air kecil tapi di sisi lain anak terus merengek ingin ke toilet.  Bila sudah begitu, suasana di dalam mobil pasti berubah menjadi panik

4. Buang air kecil di bahu jalan

Apabila anak sama sekali tidak bisa menahan keinginannya untuk buang air kecil, orangtua mau tidak mau harus menepikan mobil ke bahu jalan.

Dengan begitu anak bisa buang air kecil di pinggir jalan. Untuk mengantisipasi hal ini, sebelum perjalanan orangtua perlu menyiapkan tisu basah atau bahkan pispot portabel

5. Mobil penuh makanan ringan

Selain mainan, hal lain yang tak boleh lupa disiapkan untuk perjalanan dengan anak adalah makanan ringan. Orangtua bisa membawa bekal berupa keju mini, kismis, keripik, botol air, dan lainnya.

6. Memutar lagu yang sama berulang kali

Cara lain agar anak tidak bosan di perjalanan adalah menyetel lagu atau film. Orangtua bisa memilih lagu kesukaan anak dan harus bersabar karena lagu tersebut akan diputar berulang kali.

7. Membeli makanan di tengah jalan

Dalam perjalanan panjang tentunya ada waktu untuk beristirahat atau mengganti popok anak. Selain itu, waktu tersebut juga biasanya dimanfaatkan orangtua untuk membeli makanan ringan lagi.

8. Memberikan gadget

Walaupun orangtua sudah memasukkan segudang mainan anak ke mobil, bisa jadi anak tetap merasa bosan. Pada akhirnya mereka memilih memainkan ponsel orangtua atau gadget.

Mau tidak mau orangtua harus memberikannya agar anak tidak rewel. Tapi sama seperti mainan, ada kemungkinan ponsel tersebut jatuh ke kolong kursi mobil.

9. Menyelip di antara kursi depan

Saat merasa bosan di perjalanan, anak juga bisa menyelip di celah kursi depan lalu memberikan pelukan kepada orangtua. Mungkin rasanya akan menyenangkan, tapi berhati-hatilah apabila pelukan diberikan ketika orangtua menyetir, itu bisa mengganggu.

10. Tertidur pulas

Perjalanan panjang juga bisa membuat anak tertidur pulas. Saat ini orangtua bisa sedikit tenang karena bebas dari gangguan, tapi tak sepenuhnya. Sebab orangtua biasanya akan mengecek dan bahkan membetulkan posisi tidur anak.


https://lifestyle.kompas.com/read/2020/11/18/155417920/road-trip-dengan-anak-persiapkan-mental-untuk-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.