Salin Artikel

Kelebihan Meratakan Gigi dengan Aligner Dibanding Behel

KOMPAS.com – Kawat gigi atau bahel bukan satu-satunya metode untuk meratakan susunan gigi yang bertumpuk. Dalam beberapa tahun terakhir, alat merapikan gigi menggunakan bahan yang transparan, yaitu clear aligner, menjadi tren.

Dibandingkan dengan behel, penggunaan aligner dianggap lebih nyaman dan tidak mengganggu penampilan.

“Karena produk aligner ini dibuat dari material transparan jadinya tidak kelihatan. Bahkan bisa dicopot-copot, misalnya saat makan atau menyikat gigi. Kalau ada event penting seperti menikah, juga gampang dilepas,” kata co-founder Rata, startup clear aligner, drg.Deviana Maria, dalam acara talkshow virtual (27/11/2020).

Tidak hanya itu, menurut penjelasan Deviana, aligner juga memberikan hasil yang lebih cepat.

“Waktu untuk meratakan gigi dengan aligner kurang lebih 3-6 bulan,” ujarnya.

Jika menggunakan behel, kawat baru akan menggerakkan gigi saat pasien kontrol ke dokter gigi untuk dikencangkan. Kalau sering menunda ke dokter gigi maka hasilnya pun akan lebih lama lagi.

Sementara dengan aligner setiap minggu pasien akan mengganti sendiri aligner yang baru sesuai pergerakan gigi.

Aligner tersebut sudah dicetak di awal konsultasi dan diberikan sekaligus untuk setiap minggunya sampai akhir masa rencana perawatan.

“Jumlah aligner ini tergantung masalah gigi setiap pasien. Bisa jadi gigi atas lebih banyak dan jumlah aligner tidak memengaruhi paket harga,” papar Deviana.

Karena setiap minggu pasien mengganti aligner, otomatis gigi akan bergerak.

“Setiap minggu pergerakannya sekitar 0.255 mm. Pergerakannya terlihat sedikit, tetapi kalau diakumulasi akan kelihatan hasilnya,” imbuhnya.

Masalah gigi ringan

Kendati begitu, menurut Deviana, aligner lebih direkomendasikan untuk pasien dengan masalah gigi tidak rata kategori sedang sampai ringan. Untuk kasus yang lebih berat tetap harus konsultasi ke klinik dan penggunaan aligner butuh waktu lebih lama.

Untuk mengetahui apakah masalah gigi kita termasuk kategori ringan atau berat, di awal konsultasi pasien bisa mengirimkan foto kondisi gigi. Nanti akan dinilai apakah kandidat yang cocok untuk pemasangan aligner.

Selain itu, keberhasilan pemakaian aligner juga tergantung pada kepatuhan pasien untuk memakainya dalam waktu tertentu dalam sehari.

“Aligner ini sejak awal konsultasi sudah bisa diketahui nanti hasil akhirnya seperti apa, termasuk pergerakan gigi setiap minggu. Jadi before-after bisa kelihatan di awal,” paparnya.

Seluruh rencana perawatan gigi dari Rata, saat ini juga bisa dilihat melalui aplikasi di ponsel.

Dari segi harga, dalam satu paket perawatan membutuhkan biaya kurang lebih Rp 9 juta. Menurut Deviana, harga tersebut relative lebih murah dibanding pemasangan kawat gigi.

“Dengan memakai aligner Rata, kontrol ke dokter gigi minim sehingga total biaya lebih murah dibanding behel,” katanya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/11/30/101631020/kelebihan-meratakan-gigi-dengan-aligner-dibanding-behel

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.