Salin Artikel

Jangan Konsumsi Soda di 2 Waktu Berikut

Nah, saat pesta makan itulah, orang cenderung membiarkan dirinya terbawa napsu makan, salah satunya mengonsumsi minuman soda berlebihan.

Kebiasaan itu tentu saja tidak baik untuk kesehatan kita karena tinggi kandungan gula.

Ketika mengonsumsi minuman tinggi gula, aliran darah akan dipenuhi gula, sehingga pankreas perlu bekerja lebih keras untuk mendorong gula ke otot dan mengubah apa yang bisa menjadi energi.

Selain itu, kelebihan gula disimpan di hati dan berubah menjadi lemak.

Menurut dokter pengobatan integratif, Irina Todorov, MD, konsumsi soda yang terlalu banyak dan terlalu sering akan menyebabkan kerusakan serius pada tubuh hingga memicu kematian akibat penyakit jantung.

"Semakin banyak minuman soda yang kita minum setiap hari, semakin besar kemungkinan kita meninggal karena penyakit jantung," kata Todorov.

Lebih lanjut, pakar lain juga mengingatkan bahaya dari mengonsumsi minuman bersoda di waktu tertentu.

Menurut ahli diet olahraga Leslie Bonci, waktu terburuk untuk minum minuman bersoda adalah sesaat sebelum kita berolahraga.

Menurut Bonci, minuman berkarbonasi dapat memperlambat pengosongan usus, sehingga tubuh kita tidak terhidrasi dengan efisien.

"Minum soda sebelum berolahraga berdampak buruk pada hidrasi karena butuh waktu lebih lama bagi cairan untuk melewati saluran pencernaan ke otot," katanya.

Jika dikonsumsi sebelum kita berolahraga, soda dapat menyebabkan kembung, gas, ketidaknyamanan, dan mual, yang menghambat sesi latihan.

Ingatlah bahwa soda diet juga bukan pilihan yang lebih baik.

Banyak merek soda diet mengandung aspartam, pemanis buatan dengan efek samping meliputi pusing, perubahan suasana hati dan migrain.

Selain itu, minum soda juga tidak dianjurkan untuk dilakukan sebelum sarapan di pagi hari.

Hal itu, kata dia, akan membuat kita merasa kenyang sebelum kebutuhan cairan terpenuhi.

"Soda membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan jika itu minuman pertama yang Anda minum saat bangun, Anda cenderung tidak mengonsumsi cairan lain setelahnya dan tubuh tidak terhidrasi dengan optimal."

"Pada beberapa kasus, Anda mungkin juga menghindari makanan," ucapnya.

Sebelum memutuskan untuk mengawali aktivitas dengan minuman bersoda, ketahui risiko yang ada di balik nikmatnya minuman tersebut, antara lain:

1. Berat badan bertambah

Menurut studi yang diterbitkan ke dalam The American Journal of Clinical Nutrition, konsumsi minuman bersoda berkaitan dengan obesitas.

Fruktosa yang terdapat dalam soda diserap dalam tubuh dengan cara berbeda dari gula biasa, yang memengaruhi kadar insulin dan pada akhirnya merusak metabolisme tubuh.

2. Meningkatkan risiko diabetes

Konsumsi minuman yang diberi pemanis seperti soda dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, berdasarkan studi yang dimuat dalam jurnal Circulation.

3. Mempercepat penuaan

Konsumsi soda dapat memperpendek kromosom telomer, menurut tim peneliti dari University of California, San Francisco, AS.

Ketika telomer memendek, regenerasi sel akan melambat sehingga membuat proses penuaan menjadi lebih cepat.

4. Mengganggu fungsi ginjal

Penelitian yang dilakukan Osaka University Graduate School of Medicine di Jepang menemukan, konsumsi soda dikaitkan dengan fungsi ginjal yang memburuk.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/12/25/173000120/jangan-konsumsi-soda-di-2-waktu-berikut

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.