Salin Artikel

Dampak jika Tubuh Kekurangan Zat Besi, seperti Nia Ramadhani

Menurut Asisten Nia Ramadhani, Theresa Whienatan, Nia didiagnosis kekurangan zat besi.

Beberapa gejala yang dirasakan Nia seperti mudah lelah, pengelihatan kabur, hingga telat mikir.

"Satu, menyebabkan dia cepet capek. Kedua, itu bisa bikin dia longkap-longkap, mikir loading-nya agak lama. Ketiga, kabur saat melihat," ujar There.

Benarkah kekurangan zat besi bisa menyebabkan kondisi seperti yang dialami Nia?

Sebelumnya, ketahui dulu apa yang terjadi jika tubuh kekurangan zat besi.

Melansir WebMD, kekurangan zat besi adalah ketika tubuh tidak mendapatkan cukup sel darah merah.

Sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Setiap organ dan jaringan di tubuh membutuhkan oksigen untuk bekerja. Jika tidak ada oksigen yang cukup dalam darah, seseorang mungkin merasakan gejala seperti lelah, lemah, dan sesak napas.

Ketika tubuh kekurangan zat besi, kita akan mengalami anemia defisiensi besi. Tubuh memerlukan zat besi untuk membuat hemoglobin, protein yang membantu sel darah merah membawa oksigen.

Mudah lelah, penglihatan kabur, dan gangguan daya pikir seperti yang dialami Nia Ramadhani adalah beberapa dari sederet gejala kekurangan zat besi yang mungkin muncul.

Gejala kekurangan zat besi, antara lain:

  • Kelelahan yang tidak biasa.
  • Kulit pucat atau kuning.
  • Sesak napas
  • Sakit kepala.
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur.
  • Nyeri dada.
  • Kaki dan tangan dingin.
  • Kuku rapuh dan retak.
  • Kuku berbentuk seperti ujung sendok.
  • Rambut rontok.
  • Pecah-pecah di dekat sisi mulut.
  • Lidah sakit dan bengkak.

Namun, beberapa gejala ini juga bisa merupakan gejala kondisi kesehatan lain. Jadi, untuk memastikannya, konsultasikanlah dengan dokter.

Komplikasi

Kekurangan zat besi yang dibiarkan tidak diobati, atau didiamkan karena tidak tahu, dapat memicu sejumlah komplikasi, di antaranya:

  • Depresi.
  • Meningkatnya risiko infeksi. Ini disebabkan sistem kekebalan tubuh yang tidak bekerja optimal.
  • Masalah pada kehamilan, termasuk persalinan prematur dan berat badan lahir rendah pada bayi.
  • Masalah jantung. Sebab, tanpa sel darah merah yang cukup, jantung akan memompa lebih keras demi mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan ketegangan, yang dapat menyebabkan gagal jantung, detak jantung tidak teratur, pembedaran, atau murmur jantung.
  • Keterlambatan perkembangan pada anak-anak, termasuk masalah kognitif dan masalah motorik.

Menurut Healthline, kekurangan zat besi bisa diatasi salah satunya dengan mengonsumsi makanan tinggi zat besi, seperti daging merah, sayuran berdaun gelap, kacang-kacangan, makanan laut, hingga mengonsumsi tablet tambah darah.

Namun, jika mengalami efek samping akibat kekurangan zat besi, segera hubungi dokter.

Nantinya, dokter akan memberikan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/03/05/145030120/dampak-jika-tubuh-kekurangan-zat-besi-seperti-nia-ramadhani

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.