Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kecemasan pada Anjing dan Cara Pencegahannya

Selain manusia, rupanya lebih dari 72 persen anjing juga menderita rasa cemas dan ketakutan.

Setidaknya, informasi itulah yang tertuang dalam jurnal Nature, yang dikutip Myanimals.com.

Dalam penelitian yangdilakukan di Finlandia, dilibatkan sebanyak 13.700 ekor anjing.

Para pemilik anjing diminta mengisi kuesioner berisi pertanyaan seputar tujuh gejala kecemasan anjing yang paling umum.

Temuan yang didapat peneliti dari riset ini antara lain:

1. Sensitif terhadap suara bising

Salah satu gejala kecemasan yang umum pada anjng adalah sensitif terhadap suara bising.vKembang api merupakan alasan utama anjing merasa cemas.

Sekitar 36 persen ketakutanvpada anjing ditimbulkan oleh suara keras, dan 26 persen disebabkan oleh kembang api.

2. Ketakutan spesifik

Ketakutan lainnya adalah neophobia, di mana anjing merasa takut terhadap hal baru atau perubahan (11 persen), takut pada anjing lain (17 persen), dan takut pada orang asing (15 persen).

3. Merusak dan meninggalkan kotoran di sekitar rumah

Anjing berusia muda menunjukkan kecenderungan lebih besar untuk merusak dan meninggalkan kotoran di sekitar rumah, karena kecemasan akan ditinggal tuannya.

Anjing tersebut juga lebih sering melakukan sesuatu yang sia-sia, dan lebih impulsif serta gelisah.

4. Agresif dan penakut

Anjing pejantan cenderung lebih agresif dan impulsif, sedangkan betina lebih penakut.

5. Kecenderungan tertentu

Ketakutan dan kecemasan terjadi pada semua ras anjing, namun para ilmuwan menemukan kecenderungan tertentu.

Contohnya, anjing ras labrador tidak agresif terhadap manusia, dan ras campuran lebih sensitif terhadap kebisingan.

6. Ketakutan akan suara keras meningkat seiring usia

Rasa takut akan suara keras meningkat seiring bertambahnya usia anjing.

Suara badai, kembang api, sepeda motor, dan suara lainnya lebih memengaruhi anjing berusia lanjut.

Menangani anjing yang mengalami kecemasan

Umumnya, anjing mengalami kecemasan karena kurangnya perawatan sebelum masalah muncul.

Ada kemungkinan, pemilik anjing peliharaan tidak mengetahui masalah yang diderita anjing, atau membiarkan anjing menyebabkan masalah serius di rumah.

Pencegahan dan deteksi dini merupakan cara terbaik untuk menghindari kecemasan pada anjing.

Kita dapat mencurigai anjing mengalami kecemasan atau ketakutan saat ia menunjukkan satu atau lebih tanda, antara lain rasa gelisah, dan gemetar.

Juga terjadi ketegangan otot, palpitasi atau jantung berdetak cepat, dan ketegangan motorik.

Apabila anjing peliharaan menunjukkan salah satu dari tanda-tanda di atas, kita harus mencari penyebab utama yang membuatnya mengalami hal tersebut.

Agar anjing tidak mengalami gangguan perilaku dan kecemasan, kita bisa melakukan langkah pencegahan.

1. Menawarkan lingkungan yang cocok untuk anjing

Kita perlu menemukan keseimbangan antara proses beradaptasi anjing di rumah barunya dengan kenyamanan kita sebagai pemilik rumah.

Stresor atau penyebab stres seperti suara keras, bau tidak sedap, atau bahan kimia berbahaya dapat menjadi sumber dari banyak gangguan perilaku pada anjing.

2. Mengenal anjing

Kenali anjing peliharaan secara mendalam, sehingga kita dapat mengetahui jika ia bertingkah laku yang tidak sewajarnya.

3. Berkonsultasi dengan ahlinya

Pakar atau dokter hewan bisa menyediakan apa yang kita butuhkan untuk menjaga kondisi psikologis anjing.

4. Membuat rutinitas yang sehat untuk anjing

Jangan biarkan anjing menghabiskan terlalu banyak waktu sendirian, dan ajaklah ia keluar di waktu yang sama setiap harinya.

Selain itu, berikan asupan nutrisi yang diperlukan anjing serta pemahaman akan lingkungan tempat tinggal anjing tersebut agar kesehatan mental anjing terjaga.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/03/29/174427820/kecemasan-pada-anjing-dan-cara-pencegahannya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.