Salin Artikel

Mampu Hilangkan Kecemasan, Yoga Tak Selalu soal Pose "Ajaib"

KOMPAS.com - Olahraga yoga kian digandrungi dalam beberapa waktu terakhir. Yoga dipercaya selain mampu untuk menyehatkan tubuh juga mampu membantu untuk melepaskan tekanan pikiran hingga kecemasan.

Namun, masih banyak yang salah kaprah dan beranggapan jika yoga merupakan olahraga dengan gerakan yang rumit dan sulit.

Tidak mampu melakukan gerakan sulit maka belum bisa dikatakan Yoga.

"Yoga itu tidak selalu melulu soal gerakan-gerakan 'ajaib' seperti kaki di atas, kepala di bawah."

Begitu kata Deera Dewi, praktisi dan guru yoga, saat menjadi narasumber di program IG Live Kind of Talks, di Instagram @my.kindoflife, Jumat (26/3/2021) lalu.

Menurut Deera yoga adalah model latihan yang sangat komplet yang memadukan olah tubuh, mengatur napas, dan konsentrasi (body, mind, soul).

"Ketiga hal ini merupakan bagian penting dalam yoga. Ketika menyatu secara harmonis maka keharmonisan dalam diri kita, secara fisik, mental, dan spiritual akan lebih sehat."

"Ini secara langsung juga meningkatkan kualitas hidup kita," kata perempuan yang sudah 20 tahun menekuni yoga ini.

Deera Dewi menambahkan, gerakan yoga dasar tapi dilakukan dengan penuh kesadaran sambil mengatur napas, hasilnya lebih baik daripada gerakan rumit namun tidak disertai kesadaran melihat ke dalam diri.

"Jadi ketika kita melakukan gerakan sederhana dalam yoga, proses melihat ke dalam diri itu menjadi penting."

"Karena pada proses itu orang belajar menerima dan bersyukur, dan mencapai keseimbangan dalam dirinya," ungkap Deera.

Mengurangi kecemasan

Deera mengatakan, proses melihat ke dalam diri inilah yang menjadi bagian penting dalam melakukan yoga.

Pada masa sekarang, tekanan pekerjaan, hingga tuntutan hidup kerap menjadi pemicu orang merasakan cemas.

Nah, pada bagian ini yoga membantu orang untuk fokus melihat ke dalam diri, bukan melihat apa yang ada di luar dirinya.

"Sehingga ketika orang dengan penuh kesadaran melihat ke dalam dirinya, sambil melakukan gerakan-gerakan yoga yang membantu memperlancar sirkulasi darah, maka tubuh akan mulai memperbaiki diri dari dalam," kata Deera.

Proses memperbaiki dari dalam inilah yang membantu orang untuk bisa menerima situasi dan kondisi yang sedang dihadapi.

Selanjutnya, secara perlahan akan memperbaiki kualitas hidup orang tersebut.

"Yoga itu proses, kita tidak bisa melakukan 1-2 kali yoga dan berharap tubuh kita langsung sehat, pikiran kita tenang, tidak cemas dan kualitas hidup meningkat."

"Proses itu yang harus dijalani dengan konsisten sehingga lambat laun hasilnya akan terasa," tutup Deera.

Yuk, lihat pembahasan lengkap tentang Yoga di IG live Kind of Talks, di Instagram @my.kindoflife

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/03/30/182511520/mampu-hilangkan-kecemasan-yoga-tak-selalu-soal-pose-ajaib

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.