Salin Artikel

Panduan Berkirim Hamper untuk Rayakan Lebaran Kala Berjauhan

KOMPAS.com - Larangan mudik Lebaran membuat banyak orang tak bisa berjumpa dengan orang terkasih saat hari raya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai gantinya salah satunya berkirim parsel atau hampers.

Tradisi hampers sebenarnya bukan hal baru bagi masyarakat Indonesia. Sebelumnya kita mengenal parsel yang kerap dijadikan hadiah untuk kolega yang dikirimkan saat hari raya.

Namun, belakangan anak muda lebih banyak memakai istilah hampers untuk merujuk pada kiriman kado ketika Lebaran, Natal atau hari istimewa lainnya. Sebenarnya kedua kata ini hampir sama maknanya, yang terpenting adalah isinya.

Bingkisan yang dikirimkan ini diharapkan bisa menggantikan kehadiran kita untuk orang yang dituju.

Jika dulu makanan kemasan menjadi salah satu barang favorit pengisi parsel maka sekarang pilihan dan kemasannya lebih bervariatif.

Hampir semua jenis barang bisa dijadikan hampers termasuk makanan, aksesoris, home decor, pakaian sampai tanaman hias.

Namun bagaimana kita memilih hampers yang tepat untuk dikirimkan? Agar tak kebingungan lagi, berikut panduannya

  • Siapa penerimanya

Siapa yang akan menerima merupakan salah satu faktor penting saat memilih hampers. Kita bisa memilih untuk mengirimi sesuatu yang orang itu sukai atau apa yang kita senangi.

Jika ingin menyesuaikan dengan selera orang yang dikirimi, maka pertimbangkan karakter, kebutuhan dan gaya hidupnya.

Namun jika ragu-ragu apa pilihan yang tepat, tanyakan rekomendasi terbaik kepada orang terdekatnya.

  • Sesuaikan dengan perayaannya

Momen perayaan Idul Fitri menjadi salah satu aspek penting dalam memilih hampers. Karena itu, bingkisan yang dikemas dengan sentuhan warna hijau dan kuning, khas selebrasi Lebaran, akan menjadi pilihan yang tepat.

Kue kering dan makanan sering menjadi hampers favorit untuk Lebaran. Namun tidak ada salahnya berkreasi dengan memberikan sajadah, tasbih atau perlengkapan ibadah lainnya.

  • Pertimbangkan waktu pengiriman

Waktu pengiriman adalah pertimbangan penting ketika kita memilih dan mengirim hampers.

Makanan basah, kue kering dan barang pecah belah, menjadi pilihan yang aman dikirimkan bagi kerabat yang lokasinya tidak terlalu jauh. Risiko pengirimannya juga rendah sehingga tetap aman sampai di penerimanya.

Sedangkan untuk kerabat yang berbeda pulau, produk yang tahan lama dan tidak mudah pecah menjadi pilihan yang jauh lebih baik.

Jasa pengiriman harus mengantarkan paket jauh lebih banyak menjelang Lebaran. Karena itu, jangan mengirimkan terlalu mepet agar sampai pada waktunya.

  • Jangan buru-buru

Ada baiknya untuk mempersiapkan jauh-jauh hari daftar nama orang yang ingin kita kirimi. Dengan demikian kita bisa membuat persiapan yang matang baik isi maupun anggaran yang harus disiapkan.

Persiapan yang terlalu mepet bisa membuat kita kewalahan memilih bingkisan yang tepat. Tujuan kita mengirim hampers adalah menjalin silaturahmi sehingga tak ada salahnya mempersiapkannya dengan baik.

  • Pilih kemasan yang cantik

Kemasan menjadi salah satu unsur penting dalam pengiriman hampers. Saat ini ada banyak produk lokal yang menyediakan hampers dengan kemasan cantik dan unik.

Keranjang anyaman dengan gaya tradisional menjadi salah satu yang paling sering dipakai untuk bingkisan Lebaran. Jika ingin bergaya lebih modern, bisa juga memilih kemasan boks berbahan premium.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/04/28/170000420/panduan-berkirim-hamper-untuk-rayakan-lebaran-kala-berjauhan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.