Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

5 Tren Pernikahan yang Paling Digemari di Tahun 2021

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 memengaruhi banyak kebiasaan hidup masyarakat, termasuk penyelenggaraan resepsi pernikahan.

Pernikahan dianggap sebagai salah satu momen paling istimewa dalam hidup seseorang sehingga layak dirayakan besar-besaran. Tak heran banyak orang yang bersedia menghabiskan dana dan tenaga demi mewujudkan pesta impiannya.

Pesra pernikahan idaman banyak orang biasanya termasuk undangan ratusan orang, dekorasi megah dan gaun pengantin mewah.

Sayangnya, konsep klasik itu terpaksa harus disesuaikan pasca pandemi melanda dunia.

Banyak orang mengubah konsep pernikahannya menjadi lebih sederhana dengan jumlah undangan terbatas dengan alasan kesehatan. Perubahan ini ternyata berdampak besar pada tren pernikahan yang digemari.

Salah satu konsep yang kini makin digemari ialah intimate wedding, seperti yang belum lama ini digelar penyanyi Ariana Grande.

Selain itu, ada beberapa tren baru dalam dunia pesta pernikahan yang muncul sepanjang tahun 2021 ini yakni:

  • Sustainable weddings

Konsep sustainable tak hanya digemari di dunia fashion namun juga merambah pada penyelenggaraan pernikahan. Kini banyak calon pengantin yang memilih konsep pernikahan minim limbah ini.

Contohnya dengan membuat kompos dari sisa makanan pesta dan menyumbangkan bunga sisa dekorasi ke rumah sakit setempat. Banyak juga yang memilih model cincin pertunangan vintage atau menggunakan perhiasan lama di keluarganya.

Hal ini tak lepas dari kesadaran para pasangan muda agar pola hidupnya, termasuk pernikahannya, lebih ramah pada lingkungan.

Hamish Shephard, Founder & CEO aplikasi perencanaan pernikahan Bridebook menyebutkan lebih banyak wanita lebih suka mengenakan gaun pengantin daur ulang.

"Jumlah pengantin wanita yang memilih gaun pengantin vintage yang lebih berkelanjutan meningkat 600% sejak tahun lalu," ujarnya.

  • Pilihan warna yang lebih bervariasi dan glamor

Pernikahan biasanya identik dengan warna putih baik untuk gaun maupun dekorasinya. Namun kini banyak pasangan lebih berani dalam memilih warna untuk hari bahagianya.

Pilihan warna yang lebih cerah dengan sentuhan kemewahan menjadi tren yang belakangan muncul.

Charlotte O'Shea, founder laman Rock My Wedding berpendapat hal ini tak lepas dari rasa jenuh masyarakat selama pandemi. Mereka menjadi lebih berani mewujudkan hal yang disukai untuk pernikahannya termasuk soal warna favorit.

  • Memanfaatkan diskon

Industri pesta pernikahan kini menawarkan berbagai program diskon dan potongan harga untuk kembali memulihkan bisnisnya. Hal ini amat dimanfaatkan oleh para calon pengantin untuk mendapatkan acara pernikahan yang lebih murah.

Ada banyak sumber biaya yang bisa dihemat termasuk dalam soal makanan, dekorasi dan berbagai hal lainnya.

  • Sadar pentingnya pencahayaan

Pengantin masa kini sangat menyadari pentingnya pencahayaan untuk mendapatkan foto yang indah. Karena itu, kini semakin banyak yang menambahkan lampu gantung dan lilin dalam dekorasi pernikahannya.

Sebelumnya, mereka hanya mementingkan bunga dan skema warna yang dipakai dalam resepsi acaranya.

"Pencahayaan menjadi sama pentignya saat ini untuk menciptakan suasana dan latar belakang," tambahnya.

  • Wedding dance yang lebih menyenangkan

Lagu yang dipakai untuk wedding dance biasanya cenderung bertempo lambat dan sendu. Namun kini banyak pengantin lebih berani memakai lagu bertempo cepat dan bahkan menari bersama dengan teman-temannya.

“Mempelajari tarian Tiktok menjadi tren dan pasangan yang baru menikah akan sangat ingin memamerkan gerakan yang mungkin terasa konyol dan lucu namun sangat menghibur," ujar Hamish.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/05/28/183601820/5-tren-pernikahan-yang-paling-digemari-di-tahun-2021

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.