Salin Artikel

8 Cara Menghindari Covid-19 Saat Berbelanja

KOMPAS.com - Tak semua orang menyukai belanja bahan makanan secara online dan lebih memilih berbelanja langsung di pasar atau toko swalayan. Dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 tentu saja harus waspada saat berbelanja.

"Sebagai tugas mingguan, belanja bahan makanan telah menjadi tugas yang membutuhkan lebih banyak pemikiran dan persiapan," ungkap seorang dokter penyakit dalam di Ohio, Lisa Larkin, MD.

Kabar baiknya ada beberapa langkah mudah yang dapat kita ambil untuk mengurangi risiko infeksi saat sedang belanja mingguan.

Para ahli kesehatan pun memberikan pedoman berbelanja yang aman guna mencegah transmisi penularan Covid-19 di tempat belanja, seperti yang dilansir dari laman Reader's Digest berikut ini.

1. Pergi pada waktu yang lengang

Beberapa orang mungkin bukan tipe yang suka bangun pagi, tetapi pergi berbelanja di pagi hari saat toko baru buka mungkin pilihan terbaik.

"Dengan menghindari kerumunan orang, kita dapat mengurangi risiko terinfeksi karena Covid-19 menyebar melalui kontak dekat dengan orang lain."

Demikian penuturan salah satu pendiri Practio, sebuah perusahaan kesehatan yang berbasis di Inggris, Jonas Nilsen, MD.

Selain itu, supermarket dan tempat berbelanja lainnya sering kali disanitasi di malam sebelumnya, sehingga lingkungan itu secara umum tidak terlalu kotor pada pagi hari.

Sementara itu, menurut data Google Maps, waktu paling sepi untuk mengunjungi tempat berbelanja adalah pada hari Senin pukul 8 pagi dan waktu sibuknya yakni sekitar pukul 3 sore di hari Sabtu.

2. Hindari menyentuh wajah saat berbelanja

Penelitian telah menunjukkan bahwa Covid-19 dapat menyebar melalui transmisi udara dan kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.

Jika kita menyentuh permukaan yang terkontaminasi dengan droplet atau partikel Covid-19 dan kemudian menyentuh wajah, mata, hidung, serta mulut, maka itu bisa menjadi masalah besar.

Oleh sebab itu, setelah menyentuh keranjang belanja atau barang-barang lain yang banyak disentuh orang, sebaiknya kita menghindari menyentuh wajah dan segera mencuci tangan dengan sabun sampai bersih.

"Mulut, hidung, dan mata adalah pintu gerbang virus maupun bakteri ke dalam tubuh," terang seorang internis dan gastroenterologis yang berbasis di New York, Niket Sonpal, MD.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Infection Control memperkirakan bahwa orang menyentuh wajah mereka lebih dari 20 kali dalam satu jam, jadi kita harus sangat menyadari hal ini.

3. Membersihkan keranjang belanja

Bahkan jika supermarket atau toko tempat kita berbelanja bahan makanan mengklaim telah membersihkan setiap keranjang, ada baiknya jika kita juga melakukannya sendiri sebelum mulai berbelanja.

"Tisu disinfektan memiliki larutan pembunuh kuman yang membunuh bakteri dan virus pada permukaan yang keras,” kata Sonpal.

Meski beberapa tempat belanja menyediakan tisu atau antiseptik, namun sebaiknya kita juga bisa membawa sendiri untuk berjaga-jaga.

Dengan begitu, kita dapat menggunakannya untuk memegang benda-benda yang memiliki permukaan yang kotor di tempat perbelanjaan.

4. Menjaga jaga jarak 

Menjaga jarak atau social distancing saat sedang berbelanja itu tetap penting. Sebisa mungkin, cobalah untuk menjaga jarak aman sekitar enam kaki atau setara 1,8 meter dari pembeli lain, bahkan saat kita semua mengenakan masker.

"Ini mungkin sesederhana menghindari lorong yang ramai dan berputar kembali beberapa menit kemudian," ujar Larkin.

Karena pembeli lain mungkin tidak sepeduli kita tentang menjaga jarak sosial, bersikaplah sopan saat kita meminta agar mereka juga dapat menjaga jarak dengan baik.

5. Hindari membayar dengan uang tunai

Dokter penyakit dalam di Texas Health Harris Methodist Hospital Fort Worth, James Elder, DO mengatakan, apabila memungkinkan, gunakan kartu debit atau bentuk pembayaran elektronik lainnya saat berbelanja.

"Ini akan mengurangi kebutuhan untuk menyentuh uang kertas atau koin yang berpotensi membawa kuman," jelasnya.

Jika melakukan pembayaran elektronik tidak memungkinkan, segera mencuci tangan setelah menyentuh uang tunai.

6. Membersihkan tangan

Setelah selesai berbelanja dan sebelum masuk ke dalam mobil atau mengambil kunci mobil, gunakan pembersih tangan untuk membersihkan tangan jika air dan sabun tidak tersedia.

Seorang ahli mikrobiologi, Alex Berezow, PhD menyarankan agar kita menggunakan pembersih tangan yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol.

7. Mencuci tas belanja

Jika kita menggunakan tas belanja yang dapat digunakan kembali, pastikan untuk segera mencucinya setelah berbelanja.

Langkah ekstra ini juga akan menyingkirkan bakteri dan virus yang tertinggal dari produk atau daging, yang bisa membuat kita sakit.

"Banyak orang lupa untuk mencuci tas belanja mereka yang dapat digunakan kembali. Padahal, ini adalah cara mudah untuk mengurangi risiko kontaminasi silang," kata Sonpal.

8. Membersihkan produk yang masih segar

Dokter Sonpal merekomendasikan kita untuk mencuci produk yang masih segar sebelum mengonsumsinya.

"Mencuci produk segar dapat menghilangkan kuman karena biasanya produk itu melewati lusinan lingkungan dan tangan sebelum masuk ke rumah Anda," terangnya.

"Dengan cara ini, kita dapat mengurangi risiko menelan kuman, virus, dan kotoran lainnya," imbuh dia.

Di samping itu, membersihkan produk segar juga dapat mencegah kita dari penyakit bawaan makanan dan mikroorganisme yang bisa menyebabkan penyakit.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/06/16/100130020/8-cara-menghindari-covid-19-saat-berbelanja

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.