Salin Artikel

5 Tips Mendidik Anak agar Senang Menolong

KOMPAS.com - Melatih anak-anak agar punya inisiatif menolong dengan senang hati dapat mengajari mereka banyak keterampilan penting.

Di samping itu, menolong orang lain juga bisa membuat anak-anak belajar tentang tanggung jawab, kerja tim, dan bagaimana mereka berempati.

Meski demikian, menanamkan sikap senang menolong ini tidaklah mudah dan mungkin bisa menimbulkan ketegangan.

Namun, sebagai orangtua kita tidak perlu khawatir, karena kita tetap bisa mendidik anak-anak untuk bersedia menolong dengan senang hati. Berikut tips yang bisa berguna bagi orangtua:

1. Menjadi contoh bagi anak

Dalam hal ini, orangtua adalah contoh yang paling berpengaruh bagi anak-anak untuk mau saling menolong.

Orangtua adalah guru pertama dan paling berpengaruh bagi anak. Itu sebabnya kita bisa mencontohkan anak-anak mulai dari hal kecil, seperti saling menolong dengan anggota keluarga, atau menolong tetangga.

Penting juga memerhatikan bahasa tubuh kita saat menolong dan biasakan untuk tidak mengeluh tentang hal itu.

2. Mendorong anak yang lebih tua

Mengajak atau mendorong anak yang lebih tua untuk menolong adiknya merupakan ide yang baik.

Jika si adik tidak dapat menemukan mainan atau membutuhkan bantuan lain, dorong anak-anak tertua untuk menolong.

Ini tidak hanya menunjukkan bagaimana anggota keluarga saling menjaga, tetapi juga dapat menegakkan interaksi dan hubungan saudara yang positif.

Beri pujian saat anak-anak melakukan sesuatu untuk orang lain, terutama jika mereka melakukannya tanpa disuruh.

3. Buatlah kegiatan menolong jadi menyenangkan

Menurut A Fine Parent, membuat kegiatan menolong menjadi menyenangkan dapat mendorong anak-anak untuk ingin selalu melakukannya.

Meskipun menolong orang lain bukanlah hal yang diinginkan, kita bisa memulai pelajaran menolong dengan tulus sebagai cara yang harus ditempuh.

Kita bisa mempraktikannya dengan meminta anak-anak untuk membuat kartu cepat sembuh bagi orang lain yang sedang sakit. Apabila kita memiliki hewan peliharaan, libatkan anak-anak dalam membantu merawatnya.

4. Menjadi sukarelawan

Mengikutsertakan anak-anak untuk menjadi sukarelawan merupakan hal yang baik dalam proses mengajari mereka menjadi penolong.

Kita juga dapat menjelaskan kepada anak-anak seberapa penting menjadi sukarelawan dan tujuan membantu orang lain yang sedang kesusahan.

Menjadi sukarelawan ini bisa dimulai dengan menyumbangkan mainan atau pakaian bekas bekas bagi yang membutuhkan, sebagai pelajaran tentang bagaimana kita membantu orang lain.

Selain itu, menjadi sukarelawan juga bisa dilakukan dengan membantu orangtua menyelesaikan pekerjaan rumah tanpa dipaksa.

5. Mengajarkan anak-anak sejak dini

Bagi para orangtua yang memiliki anak yang masih kecil, kita bisa mengajarkan mereka untuk menjadi penolong sejak dini.

Pastikan di dalam keluarga kita memiliki moto untuk saling membantu setiap hari dengan berbagai kondisi.

Jika anak-anak tumbuh dengan moto keluarga seperti ini, mereka kelak akan menjadi penolong terbaik di sekitarnya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/06/16/140751420/5-tips-mendidik-anak-agar-senang-menolong

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.