Salin Artikel

Agar Anak Percaya Diri dan Memiliki Self-Esteem yang Baik

KOMPAS.com - Setiap orangtua tentu berharap anak-anaknya tumbuh dengan percaya diri dan memiliki self-esteem yang baik. Sayangnya, semua itu tak lahir bersama anak, melainkan harus ditumbuhkan lewat pola asuh.

Self-esteem yang baik sangat penting karena ini merupakan cara seseorang memandang seberapa baik atau buruk dirinya. Ini juga terkait bagaimana mereka mencintai dirinya.

Kepercayaan diri dan self-esteem dilakukan bergantian dalam kehidupan, bahkan berpengaruh besar pada kesuksesan seseorang. Anak yang percaya diri akan berani mencoba sesuatu yang baru dan merasa bangga dengan pencapaiannya. 

Sementara itu, anak yang kurang pede dan punya self-esteem rendah cenderung kurang kritis dan sulit berpikir positif saat membuat kesalahan. Mereka pun takut untuk mencoba lagi dan tak mau mengambil kesempatan.

Nah, apa saja yang dapat kita lakukan untuk mengembangkan kepercayaan diri dan self-esteem si buah hati?

1. Sayangi anak tanpa syarat

Setiap anak harus percaya bahwa terlepas dari apa yang mereka lakukan, Anda akan tetap mencintai dan menyayangi dia.

Pertimbangkan dampak buruk pada harga diri anak jika dia berpikir kalau dirinya hanya dicintai ketika melakukan sesuatu dengan sukses saja. Jadi, ketika anak berbuat kesalahan, fokuslah pada tindakanya, bukan kepribadiannya.

Misalnya, jika anak tidak mau membereskan mainannya, jangan langsung memarahi dan mengatakannya pemalas. Tetapi jelaskan mengapa Anda kecewa dengan sikapnya yang tidak menaati kesepakatan untuk selalu membereskan mainan setelah dipakai.

2. Bantu anak membuat tujuan

Mulailah dengan tujuan-tujuan yang mudah dan beri si kecil motivasi serta penghargaan saat dia berhasil mencapai tujuan itu. 

Dorong agar anak selalu gigih, sebab kesukesan dan kegigihan selalu beriringan. Ajari anak agar ia tak gampang menyerah saat menemui kegagalan. Cara terbaik mengajarkannya adalah dengan memberi contoh.

3. Beri anak pilihan

Sulit memiliki self-esteem jika kita tidak dapat mengatur dan menahan diri.

Untuk mengajari anak tentang penguasaan diri, berikan pilihan. Contohnya, dengan memberi dia pilihan sederhana seperti memberi dua opsi menu makan siang atau membiarkan dia memilih baju yang akan dia kenakan.

4. Tidak perlu sempurna

Cegah anak untuk selalu menjadi sempurna sebab tak ada orang yang mampu melakukannya. Tunjukkan pada buah hati bahwa Anda menghargai setiap proses dan usahanya.

5. Hindari pujian berlebihan

Anak Anda tahu kapan pujian yang dilontarkan padanya berlebihan. Jadi, berikan pujian secukupnya, seperti memuji saat anak telah berusaha dengan baik.

Perlu dicatat, pujian yang berlebihan hanya akan melukai kepercayaan diri anak, jadi jangan dilakukan!

6. Biarkan anak mendengar saat Anda memujinya

Seorang anak akan merasa percaya diri saat mendengar orangtuanya memujinya di depan orang lain.

7. Rawat diri Anda dengan baik

Merawat diri menunjukkan bahwa kita menghargai diri sendiri. Dengan ini, anak akan percaya bahwa dia penting dan harus merawat dirinya. Bisa dimulai dengan menjaga kesehatan.

Akan lebih baik jika Anda ikut menunjukkan bagaimana cara merawat dan menjadikan diri sendiri sebagai prioritas utama pada anak.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/07/07/092228520/agar-anak-percaya-diri-dan-memiliki-self-esteem-yang-baik

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.