Salin Artikel

Sepatu Bot Buatan Bottega Veneta, Tebal tapi Lebih Sederhana

KOMPAS.com - Awal Januari 2021, Bottega Veneta memutuskan untuk menghapus seluruh unggahan di akun Instagram, Facebook, dan Twitter resmi perusahaan.

Belakangan diketahui jika hal itu merupakan taktik pemasaran yang sengaja diterapkan oleh rumah mode asal Italia tersebut.

"Bottega Veneta tidak menghilang dari jejaring sosial, tetapi perusahaan hanya menggunakan jejaring sosial secara berbeda."

Demikian penuturan Francois-Henri Pinault, CEO Kering perusahaan induk Bottega Veneta, mengutip pemberitaan Kompas.com pada 2 Juli 2021.

"Perusahaan membiarkan brand ambassador dan penggemar berbicara atas nama merek daripada Bottega Veneta melakukan upaya itu sendiri," tambahnya.

Sejak itulah banyak produk buatan Bottega Veneta yang memiliki potongan dan warna sederhana, tidak terlalu menonjol.

Bisa jadi, langkah tersebut juga bagian dari taktik perusahaan untuk memperkuat posisi Bottega Veneta sebagai rumah mode mewah.

Tengok saja dua kreasi yang dibuat perancang busana sekaligus direktur kreatif Bottega Veneta Daniel Lee ini.

Puddle Bomber

Sepatu ini hadir dalam lima corak warna, "grass", "flamingo", "egg yolk", "string", dan "black".

Kelima sepatu memiliki bagian atas dan tali yang warnanya tidak terlalu mencolok, jika dibandingkan produk lain yang sudah dibuat rumah mode itu.

Terlepas dari corak warna yang sederhana, Puddle Bomber masih memiliki daya tarik.

Misalnya saja, material yang digunakan pada sepatu ini terdiri atas 50 persen poliamida dan 50 persen karet.

Bottega Veneta memberikan platform sol setebal enam sentimeter untuk membuat penggunanya terlihat lebih tinggi.

Selain itu, bagian sol berbahan kulit dirancang sedemikian rupa agar tahan terhadap segala jenis cuaca.

Masing-masing sepatu bot Puddle Bomber sudah bisa dipesan di situs resmi rumah mode tersebut.

Bottega Veneta melabeli sepatu ini dengan harga 990 dollar AS atau setara Rp 14,3 juta.

Flash

Model sepatu ini diambil dari model sepatu bot Chelsea konvensional, tetapi dipadukan dengan bahasa desain ekspresif dan progresif sang desainer.

Bottega Veneta memanfaatkan material kulit domba untuk membentuk bagian atas sepatu. Dengan material ini, bagian atas terlihat lebih halus dan elegan.

Tidak ketinggalan, sepatu ini diberi tab tarik di tumit untuk memudahkan kaki pengguna masuk ke dalam sepatu.

Sepatu bot Flash dilengkapi unit sol setinggi tujuh sentimeter di tumit dan sol lugged di bagian depan.

Bagian tengah alas sepatu dibuat melengkung untuk memaksimalkan kenyamanan kaki.

Bottega Veneta Flash dijual seharga 1.100 dollar AS atau lebih kurang Rp 15,9 juta dan dapat dipesan online saat ini.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/07/16/050500220/sepatu-bot-buatan-bottega-veneta-tebal-tapi-lebih-sederhana

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.