Salin Artikel

Pecinta Sambal Harus Tahu, Ini 4 Manfaat Konsumsi Makanan Pedas

KOMPAS.com - Makanan pedas banyak menjamur di berbagai daerah di Indonesia. Cita rasanya yang menyengat lidah dan tenggorokan, justru membuatnya digemari oleh sebagian besar orang.

Makanan pedas lebih dari sekadar membuat lidah tergelitik dan dahi berkeringat. Tetapi ada bukti bahwa makanan pedas memiliki sejumlah manfaat yang belum banyak kita ketahui.

Inilah 4 manfaat dari konsumsi makanan pedas:

1. Makanan pedas dapat menurunkan berat badan

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan lebih banyak makanan pedas cenderung tidak mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.

Ini dikarenakan, makanan pedas dapat meningkatkan metabolisme dan mengendalikan nafsu makan kita.

Sebagian besar penelitian tentang makanan pedas berfokus pada capsaicin, senyawa yang membuat cabai pedas.

Beberapa penelitian menemukan bahwa capsaicin meningkatkan kemampuan tubuh untuk memecah lemak dan membakar lebih banyak energi.

“Tampaknya ini yang dapat meningkatkan mekanisme pembakaran lemak tubuh,” kata Patricia Bridget Lane, ahli diet terdaftar di Amerika Serikat.

“Dan itu bisa membantu penurunan berat badan dan manajemen berat badan."

Lalu, cabai dan rempah-rempah lainnya kemungkinan juga dapat memengaruhi rasa lapar kita.

"Ada beberapa penelitian bahwa capsaicin bekerja pada hipotalamus, bagian otak yang mengontrol rasa lapar dan kenyang," kata Lane.

Jadi, kita bisa saja merasa lebih cepat kenyang jika mengonsumsi makanan pedas.

"Orang yang makan makanan yang kaya akan makanan pedas cenderung makan lebih sedikit makanan secara keseluruhan sepanjang hari," tambahnya.

2. Makanan pedas dapat meningkatkan kesehatan jantung

Dengan membantu memecah lemak dalam makanan, makanan pedas dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan pedas dapat mengurangi risiko penyakit seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes tipe 2.

Sebuah studi dari University of Vermont menemukan bahwa orang yang rutin makan cabai memiliki kemungkinan kematian karena penyakit itu, 13 persen lebih rendah.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang makan makanan pedas ini cenderung lebih sedikit kemungkinannya meninggal karena penyebab kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

3. Makanan pedas dapat meningkatkan mikrobioma

Makanan pedas mungkin terdengar seperti ide yang buruk untuk seseorang dengan perut sensitif. Tetapi ada bukti bahwa capsaicin sebenarnya baik untuk mikrobioma di usus kita.

Mikrobioma adalah komunitas bakteri dan mikroba lain yang penting untuk fungsi kekebalan dan aspek kesehatan lainnya.

"Capsaicin dapat merangsang flora usus yang sehat dan memiliki efek positif pada saluran pencernaan," kata Lane.

4. Makanan pedas dapat mengurangi peradangan

Hidangan panas dan pedas juga bisa mengurangi peradangan. Ada bukti bahwa capsaicin dapat membantu memerangi peradangan tingkat rendah di usus yaitu sejenis peradangan yang dikaitkan dengan obesitas.

Kekuatan melawan peradangan capsaicin melampaui perut juga. Krim capsaicin yang dijual bebas dapat membantu mengobati rasa sakit mulai dari radang sendi dan fibromyalgia.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/08/07/125455820/pecinta-sambal-harus-tahu-ini-4-manfaat-konsumsi-makanan-pedas

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.