Salin Artikel

8 Makanan Ini Dapat Sebabkan Kerusakan Kulit

KOMPAS.com - Tidak hanya paparan sinar matahari dan malas mencuci muka saja yang dapat merusak kulit, tetapi pilihan makanan yang kita konsumsi pun dapat menjadi salah satu faktornya.

Diketahui, ada makanan tertentu yang dapat menyebabkan jerawat, bahkan bisa mempercepat munculnya garis-garis halus dan kerutan.

"Kita semua tahu bahwa lingkungan, gen, dan rutinitas perawatan dapat memengaruhi penampilan dan kesehatan kulit kita,"

"Yang kurang diketahui adalah bahwa makanan yang kita makan juga berperan dalam penampilan kulit," jelas Michele Green, MD, dokter kulit kosmetik.

"Ketika kita melihat lebih dekat soal hubungan antara kesehatan kulit dan pola makan, ternyata ada beberapa makanan yang lebih berbahaya daripada yang kita sadari," jelasnya.

"Makanan cepat saji, produk susu, gula dan cokelat, dan makanan yang digoreng semuanya berpotensi menyebabkan pembentukan garis-garis halus, kerutan, jerawat, dan warna kulit tidak merata," kata Dr. Green.

"Beberapa makanan yang mungkin paling kita sukai ada baiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang untuk menjaga kulit tampak muda, sehat, dan bercahaya."

Nah, berikut ini adalah makanan yang dapat berdampak kurang baik untuk kulit kita.

1. Daging olahan

"Daging olahan mengandung lemak jenuh dan nitrat dalam jumlah tinggi yang dapat menyebabkan peradangan," kata Yoram Harth, MD, dokter kulit bersertifikat dan direktur medis MDacne.

"Contohnya termasuk hot dog, bacon, dan pepperoni."

2. Daging berlemak

“Makan daging dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi dapat berkontribusi pada pembentukan jerawat,” catat Dr. Green.

"Ini karena potongan daging yang lebih berlemak dikaitkan dengan pertumbuhan insulin yang tinggi,"

"Faktor pertumbuhan insulin merangsang produksi hormon seks (androgen) yang memicu peningkatan produksi sebum dan akhirnya, pembentukan jerawat."

Alih-alih daging berlemak, Dr. Green menyarankan untuk mengonsumsi protein tanpa lemak.

"Mengganti sepotong daging berlemak dengan potongan yang lebih ramping dapat membantu mengurangi dampak pada kulit," tambahnya.

"Ayam, ikan, dan kalkun bisa menjadi alternatif yang baik untuk daging berlemak dan dapat membantu mengurangi jerawat."

3. Susu sapi dan produk susu lainnya

"Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi susu dalam jumlah tinggi, khususnya susu sapi yang dapat menyebabkan jerawat," kata Dr. Harth.

Produk susu susu sapi, seperti yogurt dan keju telah terbukti dapat meningkatkan faktor pertumbuhan seperti insulin 1 (IGF-1), yang menyebabkan peningkatan ukuran kelenjar sebaceous kulit kita, lebih banyak produksi sebum, dan lebih banyak jerawat.

"Menariknya, tampaknya susu rendah lemak/skim justru menyebabkan lebih banyak jerawat daripada susu biasa. Penyebabnya bisa jadi karena kandungan gula yang lebih tinggi dalam produk susu rendah lemak."

4. Protein whey

Menurut Anna Guanche, MD, dokter kulit bersertifikat, ahli kecantikan selebriti, dan pendiri Bella Skin Institute, protein whey dapat menyebabkan jerawat.

"Protein whey telah terbukti meningkatkan jerawat," katanya.

Dr. Guanche mengatakan, shake berbasis protein whey dapat meningkatkan produksi androgen dan ini meniru testosteron.

Ini dapat menyebabkan pembentukan massa otot tanpa lemak tetapi juga menciptakan lingkungan yang sempurna untuk jerawat, dengan meningkatkan produksi minyak yang dapat meningkatkan kemungkinan bakteri jerawat masuk.

5. Mayones

"Mayones kaya akan minyak kaya omega-6 dan merangsang proses inflamasi, membuat kulit kurang sempurna," kata Dr. O'Connell.

6. Makanan yang dipanggang

"Makanan yang dipanggang seperti kue kering, meskipun lezat, tetapi dikemas dengan gula, yang dapat berkontribusi pada pembentukan garis-garis halus dan kerutan,"

"Lalu makan makanan yang mengandung konsentrasi tinggi gula dan karbohidrat olahan berpotensi mempengaruhi produksi kolagen kulit secara negatif," kata Dr. Green.

"Kolagen membuat kulit awet muda, kenyal, dan kencang. Ketika produksi kolagen menurun, resistensi terhadap kerutan berkurang dan kulit bisa menjadi berkerut."

7. Roti putih

"Karbohidrat olahan, seperti roti putih, adalah salah satu kontributor terbesar untuk glikasi, sebuah proses di mana gula menempel pada kolagen," jelas dokter kulit yang berbasis di NYC Joshua Zeichner, MD.

"Molekul kolagen yang dimodifikasi ini, yang dikenal sebagai glikasi dan produk lanjutan, tidak menekuk seperti kolagen sehat biasanya. Sebaliknya, kolagen menjadi kaku dan patah, melemah seiring dengan pondasi kulit."

8. Makanan dengan indeks glikemik tinggi

“Gula (yang memiliki indeks glikemik tinggi) adalah musuh kolagen di kulit baik dari makanan olahan, seperti keripik kentang yang digoreng dengan minyak, permen, dan soda.” 

Demikian penjelasan dari Diane Madfes, MD, FAAD dan asisten profesor dermatologi di Mount Sinai School of Medicine.

"Gula memicu peningkatan kadar insulin yang menyebabkan peradangan dan kerusakan radikal bebas. Peningkatan glukosa dalam darah juga merusak pembuluh darah kecil yang berkontribusi terhadap penyakit mikrovaskular."

Dr. Madfes mengatakan, studi pada pasien diabetes menunjukkan elastisitas kulit yang buruk, penyembuhan luka yang lambat, dan penuaan kulit yang cepat.

Kulit yang menua menunjukkan kerutan dan bintik-bintik coklat. Kita mungkin terkejut bahwa makanan dengan gula berkontribusi pada kerutan.

Untuk itu, hindari roti putih dan gula putih. Ini adalah asupan yang menyebabkan penuaan dini pada kulit.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/08/31/100004120/8-makanan-ini-dapat-sebabkan-kerusakan-kulit

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.