Salin Artikel

Pizza Berbahan Nabati untuk yang Ingin Sehat dan Peduli Lingkungan

KOMPAS.com - Pizza umumnya digemari karena toppingnya yang mewah dengan berbagai daging, keju, maupun sosis. Akibatnya makanan asli Italia ini sering dianggap kurang sehat.

Meski demikian, banyak orang berimporvisasi dengan mengganti topping pizza memakai bahan-bahan yang sehat, seperti sayuran dan buah, tanpa menghilangkan kelezatannya.

Nah, bila kamu termasuk orang yang ingin menyantap pizza seperti itu, ada berita menarik. Untuk pertama kalinya di Indonesia, Pizza Marzano menawarkan menu pilihan nabati di semua gerai di seluruh Indonesia mulai 17 September hingga
14 November 2021.

Bermitra dengan perusahaan inovasi makanan yang membuat "daging" dari bahan nabati, OmniMeat, kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk menyesuaikan pesanan mereka dengan pilihan protein nabati.

Inovasi ini merupakan komitmen PT Map Boga Adiperkasa Tbk untuk berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan serta memperluas pilihan yang mendukung gerakan flexitarian (pola diet semi-vegetarian).

Anthony Cottan, Presiden Direktur PT Map Boga Adiperkasa Tbk, mengatakan, “Kami memahami pentingnya mengurangi emisi karbon dan kita dapat memulai dari hal yang kecil, dengan menyediakan pilihan protein nabati pada salad, pizza, dan pasta kami."

"Cobalah untuk menjadi flexitarian dan berpartisipasi dalam gerakan ‘Green Monday’ (hari Senin tanpa daging) sebagai langkah awal untuk menunjukkan kepedulian kita terhadap kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.”

Menurut Food and Agriculture Organization, daging sapi merupakan penghasil terbesar emisi karbon paling intensif (18%) yang bahkan melebihi emisi seluruh kendaraan bermotor di dunia jika digabungkan.

Selain itu peternakan sapi juga mengurangi lahan hijau karena sebagian peternak membuka lahan hutan untuk dijadikan peternakan. Belum lagi soal kebutuhan air, di mana menurut perhitungan, untuk menghasilkan 500 gram daging sapi, diperlukan 7000 liter air.

Ini juga belum termasuk lahan untuk menyediakan pakan sapi, yang bila digunakan untuk bertani bisa menghasilkan bahan pangan berlipat-lipat dibanding daging sapi yang dihasilkan.

Menu nabati

Omnimeat sendiri disebut sebagai alternatif daging dengan rasa yang sangat mirip sehingga banyak orang sulit membedakannya.

“Kami bertujuan untuk menyediakan pilihan makanan yang sehat, lezat, dan berkelanjutan sebagai alternatif dari daging hewani untuk memuaskan selera Indonesia dan Asia," kata Fannie Jong, General Manager Fine Food Division PT Sukanda Djaya selaku Omni Distibutor di Indonesia.

Salad: Caesar Salad with OmniMeat

Selada Romaine, OmniMeat nabati, saus Caesar, crouton dan dilumuri oleh minyak zaitun, keju parmesan, dan mini bread sticks.

Classic Pizza: Bolognese Pizza with OmniMeat

OmniMeat nabati dengan saus Bolognese di atas pizza klasik, ditaburi keju mozzarella, bawang merah, dan keju parmesan parut.

Romana Pizza: Verde Pizza with OmniMeat

OmniMeat nabati, kale, mozzarella dan saus béchamel di atas pizza Romana, ditambahkan dengan saus pesto dan keju parmesan untuk melengkapi kelezatannya.

Pasta: Spaghetti Mushroom with OmniMeat

Nikmati spaghetti dengan topping OmniMeat nabati, jamur, krim truffle, dan peterseli.

Menu berbahan nabati ini tersedia untuk pesanan take-away, makan di tempat, dan layanan pesan antar. Tertarik?

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/09/17/163435420/pizza-berbahan-nabati-untuk-yang-ingin-sehat-dan-peduli-lingkungan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.