Salin Artikel

Ternyata, Melamun Memiliki Manfaat Positif

KOMPAS.com – Melamun kerap dipandang sebagai sesuatu yang negatif dan tidak berguna. Karena itu, tak heran saat kita kecil, orangtua sering melarang kita untuk melamun.

Namun, bagaimana jika sebenarnya melamun memberi manfaat bagi kita?

Ya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Florida menemukan bahwa orang yang melamun memiliki toleransi lebih baik pada rasa sakit dan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Sayangnya, berbeda dengan anak-anak, orang dewasa cenderung lebih sulit melamun. Pasalnya, seiring usia yang bertambah, banyak orang dewasa yang kehilangan sisi imajinatif mereka.

"Imajinasi adalah bagian dari perangkat kognitif kita yang kurang berkembang, dan ini agak menyedihkan,” ujar Erin Westgate, psikolog dari University of Florida dalam sebuah pernyataan.

Menurut Westgate, agar benar-benar bisa melamun, otak perlu membuat pikiran-pikiran positif, yang bisa menjadi suatu tantangan bagi orang dewasa.

"Kita harus menjadi aktor, sutradara, screenwriter, dan penonton dari sebuah pertunjukan mental. Meski kita nampak tak melakukan apapun, sebenarnya kognitif bekerja,” ujarnya.

Dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Emotion tersebut, Westgate dan timnya mengumpulkan sekelompok relawan, dan meminta mereka untuk memikirkan hal-hal positif dan bermakna.

Awalnya, tim peneliti mengira bahwa hal ini akan membantu para partisipan untuk melamun, namun kenyataannya, para partisipan mengatakan bahwa mereka tidak menyukai proses ini dan meminta panduan.

"Rupanya, hal itu cukup berat. Tampaknya tidak terpikir oleh mereka bahwa mereka dapat menggunakan waktu yang ada untuk menikmati pikiran mereka sendiri," kata Westgate.

Lalu, para relawan pun memikirkan hal-hal yang tidak benar-benar memiliki ikatan dengan emosi atau memori mereka, seperti es krim.

Di akhir penelitian, para partisipan dilaporkan mengalami peningkatan sebesar 50 persen pada pemikiran kreatif mereka setelah para peneliti memberi mereka topik untuk dipilih, seperti tujuan masa depan, peristiwa yang diantisipasi, dan kenangan favorit.

Jadi dapat disimpulkan bahwa berpikir positif melalui melamun memiliki manfaat pada kesehatan mental.

"Ini adalah sesuatu yang membedakan dan mendefinisikan sisi kemanusiaan kita. Selain itu, ini memungkinkan kita untuk membayangkan realitas baru, meski pemikiran semacam itu membutuhkan latihan," kata Westgate.

Untuk mencapainya, Westgate mengatakan bahwa kita perlu membayangkan pikiran yang menyenangkan.

“Melamun adalah suatu hal yang bisa kita lakukan jika telah memiliki konsepnya. Kami memberi instruksi pada anak berusia empat dan lima tahun, dan mereka memahaminya,” ujarnya.

"Namun ingat, melamun bisa menjadi hal sulit bagi setiap orang. Tidak ada bukti kuat bahwa beberapa orang adalah pemikir yang lebih baik. Kendati demikian, kita semua bisa menjadi lebih baik,” kata dia.

Westgate juga mengatakan bahwa melamun di waktu yang tepat, seperti saat melakukan kegiatan sehari-hari, menyukat gigi, atau mandi, akan membuat prosesnya berjalan lebih lancar.

“Saat berjalan kaki, alih-alih melihat ponsel, cobalah melamun,” kata Westgate.

"Saat kita meningkatkan kemampuan untuk melamun, kita akan memiliki pikiran yang menyenangkan selama masa stres. Apa yang kita rasakan adalah fungsi dari apa yang kita pikirkan, jadi, memikirkan sesuatu untuk kepuasan diri bisa menjadi alat yang ampuh untuk membentuk emosi kita,” tambahnya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/09/23/110101120/ternyata-melamun-memiliki-manfaat-positif

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.