Salin Artikel

Sering Dikira Sama, Ini 4 Perbedaan Sunscreen dan Sunblock

Secara umum, pelindung matahari, seperti namanya, berfungsi untuk melindungi kulit kita dari paparan sinar matahari berlebih.

Paparan sinar matahari memang bermanfaat agar tubuh mendapat asupan vitamin D cukup. Asupan vitamin D dikaitkan dengan kekebalan tubuh yang kuat dan kesehatan tulang.

Namun, berjemur terlalu lama dapat menyebabkan sunburn atau kulit terbakar dan meningkatkan risiko kanker kulit.

Agar tidak salah dalam memilih produk, ketahui perbedaan sunscreen dan sunblock berikut.

Perbedaan sunscreen dan sunblock

Banyak orang keliru antara sunscreen dan sunblock, padahal keduanya menyediakan perlindungan terhadap matahari dengan cara berbeda.

Berikut perbedaan sunscreen dan sunblock yang perlu diketahui:

Sunscreen bekerja dengan menyaring sinar ultraviolet dari sinar matahari sehingga hanya sebagian kecil sinarnya yang masuk ke kulit. Produk ini juga kerap disebut pelindung matahari kimia.

Sedangkan sunblock bekerja dengan memantulkan sinar matahari dari kulit sehingga menghalangi sinar menembus kulit. Produk ini bisa disebut pelindung matahari fisik.

Menurut Health, sunscreen dirancang untuk melindungi kulit dari sinar ultraviolet A atau UVA, yang meningkatkan kerusakan kulit.

Sedangkan sunblock diformulasikan untuk menghentikan kerusakan yang disebabkan oleh sinar ultraviolet B atau UVB, jenis yang menyebabkan kulit terbakar. Hal-hal itu lah yang menjadi perbedaan sunscreen dan sunblock.

Namun, banyak produk sunscreen maupun sunblock mencentang kedua kemampuan tersebut. Artinya, produk itu dapat membantu mencegah kerkerusakan kulit sekaligus mencegah kulit terbakar akibat sinar matahari.

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), sunscreen mengandung satu atau lebih bahan aktif oxybenzone, avobenzone, octisalate, octocrylene, homosalate, dan octinoxate. Formulasi ini cenderung lebih mudah dioleskan ke kulit tanpa meninggalkan residu putih.

Menurut dokter kulit yang berbasis di London, Cristina Psomadakis kepada Health, sunscreen bergantung pada reaksi kimia untuk menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas, untuk kemudian dilepaskan dari kulit.

Sementara sunblock mengandung bahan mineral seperti titanium dioksida atau seng oksida yang secara fisik menghalangi sinar UV. Bahan-bahan ini punya konsistensi yang lebih tebal sehingga beberapa orang menganggapnya lebih susah untuk diaplikasikan merata ke seluruh tubuh.

Jadi, perbedaan sunscreen dan sunblock juga terletak pada cara masing-masing melindungi kulit dari sinar UV, berdasarkan kandungannya.

Sebuah produk dinamakan sunblock karena secara harfiah menghalangi (blocking) sinar UV dengan membentuk perisai fisik, sedangkan sunscreen mengandung bahan kimia yang menyerap sinar UV sebelum bisa diserap kulit.

Beberapa produk yang ada saat ini memadukan sunscreen dan sunblock. Jadi, penting untuk memeriksa label kemasan untuk mengetahui apakah kita memiliki sensitivitas terhadap bahan kimia tertentu.

Karena sunscreen hanya bekerja ketika diserap oleh kulit, maka produk ini perlu dioleskan hinhga menyerap dengan baik.

Sementara sunblock, karena bertindak sebagai penghalang fisik, bisa diaplikasikan lebih tebal. Kita harus mengoleskan sunblock secara merata karena sinar UV dapat masuk ke bagian kulit mana pun yang terbuka, meski sangat kecil.

Karena sunblock tidak digosok ke kulit hingga menyerap sempurna, biasanya produk ini meninggalkan residu putih pada kulit, sementara sunscreen akan menghilang sepenuhnya.

Psomadaksi merekomendasikan sunblock untuk orang dengan kulit sensitif atau kondisi kulit tertentu karena beberapa bahan dalam sunscreen dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi.

Namun, pada akhirnya, produk pelindung matahari terbaik adalah yang kita sudah biasa gunakan dan sesuai dengan kebutuhan kita.

Hanya saja, dokter kulit dari Connecticut, Rhonda Q. Klein, MD menilai sunblock sedikit lebih unggul karena tidak mengandung bahan kimia yang berpotensi menyebabkan iritasi. Sunblock cenderung hanya berada di permukaan kulit dan lebih bisa ditoleransi oleh jenis kulit paling sensitif sekalipun.

Meski adanya sejumlah perbedaan sunscreen dan sunblock, keduanya tetap merupakan pelindung matahari yang sangat baik.

AAD tidak mengatakan satu produk lebih baik daripada lainnya. Selama produk yang dipilih dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan cocok untuk kulit pemakai, maka bebas memilih yang mana.

Dianjurkan memilih sunscreen atau sunblock dengan Sun Protection Factor (SPF) 30 atau lebih dan tahan air. Pastikan pula kita mengaplikasikannya dengan benar sehingga perlindungannya maksimal.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/10/18/201930520/sering-dikira-sama-ini-4-perbedaan-sunscreen-dan-sunblock

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.