Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

6 Tips Membangun Personal Branding agar Tidak Dicap Pencitraan

BANDUNG, KOMPAS.com - Di era digital yang semakin canggih, manusia mulai tidak bisa lepas dari media sosial.

Akibat keterikatan manusia antara media sosial, tak jarang penilaian terhadap seseorang dilihat dari bagaimana orang tersebut di dunia maya.

Bahkan dalam merintis karier, dibutuhkan personal branding di media sosial yang kuat. Namun, tidak semua orang dapat melakukan personal branding dengan baik hingga dianggap sebagai sebuah pencitraan.

Content Planner Boox, Shinta Dwi Yovianti, mengatakan, personal branding merupakan cara seseorang mempromosikan diri dengan menunjukkan keunggulan yang ia miliki.

"Berbeda dengan pencitraan yang berusaha menunjukkan sesuatu yang bukan dirinya yang sebenarnya," ujar Shinta saat dihubungi Kompas.com, Jumat (22/10/2021).

Untuk itu, ada enam tips yang dibagikan Shinta untuk membangun personal branding yang baik, yakni:

1. Memperkenalkan diri ke publik dengan nama yang sama di semua platform

Memiliki nama yang sama di semua platform media sosial yang kamu miliki adalah hal paling pertama untuk membangun personal branding.

Hal ini berguna agar publik lebih mudah mencarimu dan mengingat namamu.

2. Mencari tahu kelebihan atau keunggulan apa yang kamu miliki

Sebelum menentukan target audiens, kamu harus tahu terlebih dahulu keunggulan atau kelebihan apa yang akan kamu promosikan ke publik.

"Dalam hal ini, kamu harus lebih mengenal dirimu sendiri dan menjadi dirimu yang sesungguhnya," beber dia.

3. Menentukan target audiens

Sebelum membagikan konten-konten terkait personal branding-mu, tentukan terlebih dahulu siapa target audiensmu.

Langkah awal yang bisa dilakukan adalah dengan cara membuat perkiraan rentang usia, media perilisan yang digunakan, serta waktu dirilisnya konten yang dibuat.

4. Membuat strategi untuk setiap konten

Untuk membuat para target audiens tertarik dengan profilmu, dibutuhkan konten-konten yang menarik dan kreatif.

Hal ini dapat membuat para audiens terikat denganmu apabila semua kontenmu menarik dan kreatif. Terlebih lagi, mungkin profilmu dapat menjadi top of mind.

5. Mendekatkan diri dengan audiens

"Di sinilah bagaimana kamu menjaga audiensmu agar tetap mendukung dan mengikutimu," ucap Shinta.

Mayoritas netizen lebih senang untuk berinteraksi di media sosial. Hal ini dapat mendekatkan dirimu dengan para audiens serta kamu juga dapat lebih memahami audiens.

6. Menggunakan jasa konsultan atau agensi

Kalau bingung, gunakanlah jasa konsultan atau agensi yang saat ini cukup banyak. Jasa konsultan akan membantu dari perencanaan, strategi, hingga evaluasi.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/10/26/105458920/6-tips-membangun-personal-branding-agar-tidak-dicap-pencitraan

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.