Salin Artikel

5 Cara Mengecilkan Betis dengan Gerakan Olahraga

Jika lemak adalah penyebab ukuran betis menjadi lebih besar, mengubah pola hidup secara keseluruhan menjadi lebih sehat dan berolahraga adalah langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Sebab, kita tidak mungkin menargetkan untuk mengecilkan lemak di satu area saja. Jadi, cara mengecilkan betis adalah menerapakan pola hidup sehat secara keseluruhan, termasuk memilih olahraga yang tepat untuk meluruhkan lemak di betis dan seluruh tubuh.

Cara mengecilkan betis 

Menurut Livestrong, meningkatkan aktivitas fisik secara keseluruhan adalah langkah awal yang perlu kita lakukan jika mencari cara mengecilkan betis dengan efektif.

Tingkatkan aktivitas fisik secara bertahap, seperti mengurangi waktu nonton televisi dan lebih memilih bermain atau mengajak jalan-jalan hewan peliharaan.

Perbanyaklah berjalan daripada naik kendaraan, misalnya ketika hendak menuju suatu tempat.

Menurut WebMD, berikut beberapa cara mengecilkan betis dengan gerakan olahraga yang dapat dicoba:

Salah satu cara mengecilkan betis adalah fokus membentuk massa otot. Misalnya, dengan melakukan latihan yang menargetkan otot betis.

Kita bisa melakukan latihan beban tubuh (bodyweight training) menggunakan beban tubuh sendiri atau menggunakan beban sehingga latihan lebih menantang.

Salah satu contoh latihan pembentukan otot betis adalah calf raise.

Untuk melakukannya, berdirilah tegak dengan tangan disilangkan di depan dada. Kemudian, angkat tumit dan berdiri di atas jari-jari kaki (berjinjit). Tahan posisi ini selama beberapa detik, lalu turunkan tumit ke lantai secara perlahan.

Ulangi gerakan ini 10 sampai 15 kali. Pegang benda yang kokoh untuk membantu menjaga keseimbangan.

Jika baru melakukannya pertama kali, lakukan secara perlahan dan lakukan pemanasan terlebih dahulu.

Untuk meregangkan betis, berdirilah selebar jarak lengan dari dinding. Letakkan kaki kanan di belakang kaki kiri. Kemudian, tekuk kaki kiri ke depan dan jaga lutut kanan tetap lurus.

Selain itu, kita juga harus menjaga tumit kanan tetap di lantai, sementara punggung tetap lurus dan pinggul ke depan.

Tahan posisi ini selama 30 detik.

Untuk memperdalam peregangan ini, kita bisa sedikit menekuk lutut kanan sambil menekuk kaki kiri. Ganti kaki dan ulangi.

HIIT dapat membantu membakar kalori lebih banyak, meningkatkan metabolisme tubuh, menjaga massa otot, menargetkan lemak yang sulit dihilangkan, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Latihan HIIT menargetkan semua bagian tubuh sehingga menjadi pilihan yang baik sebagai cara mengecilkan betis.

Agar latihan HIIT sukses, cobalah untuk melakukan aktivitas yang dapat meningkatkan detak jantung hingga 80-95 persen dari perkiraan detak jantung maksimal dalam waktu singkat.

Menjaga detak jantung dalam rentang tersebut selama 10 detik hingga 3 menit akan membantu kita mendapatkan hasil maksimal dari HIIT.

Jangan lupa selalu menyertakan pendinginan setelah melakukan HIIT untuk mengembalikan detak jantung ke kisaran normal.

Untuk mendapatkan hasil maksimal dari HIIT, lakukan latihan dalam sirkuit cepat. Maksudnya, beralih dengan cepat dari satu latihan ke latihan berikutnya.

Ketika fokus melatih tubuh bagian bawah, kita akan memperkuat dan mengencangkan otot betis, yang pada akhirnya dapat membantu meluruhkan lemak di area tersebut.

Jalan kaki setiap hari juga mencegah otot betis menjadi lebih besar.

Jika mencari cara mengecilkan betis, berjalanlah di permukaan yang rata untuk mencegah otot menjadi lebih besar.

Jadi, jika memiliki ukuran betis yang lebih besar, mungkin saja lipidema menjadi penyebabnya. Jika seperti itu kondisinya, maka mengatasi lipidema menjadu cara mengecilkan betis yang perlu dilakukan.

Tidak ada penyebab pasti lipedema, namun kondisi ini bisa diwariskan dalam keluarga.

Lipedema dan penumpukan lemak di betis juga mungkin berkaitan dengan perubahan hormonal dalam tubuh.

Diet dan olahraga dapat membantu menjaga kesehatan jantung, tetapi itu tidak akan membantu menurunkan berat badan.

Beberapa gejala lain dari lipedema termasuk rasa sakit dan pembengkakan di area tempat lemak telah menumpuk.

Jika kondisi memburuk, Anda mungkin akan lebih sulit untuk berjalan. Lipedema juga dapat memengaruhi kesehatan mental penderitanya. Berolahraga baik untuk meningkatkan mobilitas dan membantu mengurangi pembengkakan.

Konsultasikan dengan dokter jika semua upaya tidak berhasil mengecilkan betis atau mengalami kondisi lainnya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/10/29/202905920/5-cara-mengecilkan-betis-dengan-gerakan-olahraga

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.