Salin Artikel

6 Makanan yang Bisa Tunda Penuaan bagi Pria di Atas 50 Tahun

Faktanya, diet kita sehari-hari memainkan peran yang sangat penting dalam bagaimana tubuh akan menua seiring bertambahnya usia.

Misalnya saja di negara-negara yang dikenal sebagai "Zona Biru", rata-rata penduduknya memiliki usia 90-100 tahun bahkan lebih.

Hal tersebut diperoleh berkat gaya hidup sehat dan kebanyakan dari mereka hanya mengonsumsi makanan nabati.

Menurut Harvard Pilgrim HealthCare, orang yang makan makanan nabati memiliki kemungkinan 50 persen lebih kecil untuk mengembangkan penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, kanker, dan penyakit jantung.

Sebaliknya, penelitian menunjukkan, makanan olahan justru dapat mempercepat penuaan.

Nah, bagi pria di atas 50 tahun yang ingin memperlambat penuaan, berikut adalah beberapa makanan terbaik yang bisa dikonsumsi.

1. Alpukat

Sangat mudah untuk menyukai alpukat dengan teksturnya yang kaya dan lembut, serta dapat ditambahkan ke dalam makanan lain seperti roti atau telur untuk sarapan pagi.

"Alpukat kaya akan jenis lemak baik untuk tubuh — lemak tak jenuh tunggal — yang membantu mengurangi lonjakan gula darah."

Demikian penjelasan ahli nutrisi dan pemilik layanan konseling nutrisi NYC to the Pointe Nutrition, Rachel Fine.

Menurut dia, kandungan vitamin dan lemak alpukat memberikan dorongan antioksidan dan fitokimia yang menentang penuaan.

"Kandungan nutrisi seperti vitamin B dan C, folat, magnesium, lutein, serta beta-karoten hanyalah beberapa antioksidan anti-penuaan utama yang ditemukan dalam alpukat," tambah dia.

Sebab, asparagus tidak hanya dikaitkan dengan pencegahan jenis kanker tertentu, tetapi juga merupakan salah satu sumber makanan prebiotik terbaik yang memfasilitasi pertumbuhan bakteri menguntungkan di usus.

"Pria perlu berhati-hati untuk mengonsumsi berbagai makanan kaya prebiotik untuk memperlambat proses penuaan."

Demikian diungkapkan ahli kesehatan usus dan pendiri Uplift Food, Kara Landau.

"Ketika bakteri usus kita terpelihara dengan baik, mikrobioma lebih akan beragam yang pada gilirannya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, dan mendukung suasana hati kita," ujar dia.

Efek gabungan dari usus yang sehat ini juga bisa membantu menunda timbulnya penyakit  fisik di masa depan, serta mencegah depresi akibat perubahan gaya hidup yang biasa dialami pada kelompok lansia seperti krisis usia, pensiun, dan rasa kesepian.

Selain itu, asparagus juga diketahui mengandung inulin, sejenis serat prebiotik yang meningkatkan pencernaan yang sehat dan memberi makan bakteri baik di usus.

3. Ikan

Ahli nutrisi Janet Coleman mengatakan, ikan adalah sumber protein yang ideal untuk mencegah penuaan dini karena beberapa alasan.

"Dalam sebuah penelitian, orang berusia di atas 50 tahun yang mengonsumsi ikan setidaknya sekali seminggu memiliki risiko penyakit jantung 16 persen lebih rendah, dan risiko kematian 25 persen lebih rendah dari semua penyebab," kata dia.

"Para peneliti percaya ini karena ikan mengandung asam lemak omega-3 yang telah terbukti mengurangi peradangan dan tekanan darah," lanjut dia.

Menurut Coleman, tubuh menghasilkan semakin sedikit asam lemak esensial ini seiring bertambahnya usia.

Itulah sebabnya mengapa sangat penting untuk memprioritaskan makanan yang tinggi omega-3 setelah usia 50 tahun.

Mengenai ikan mana yang harus dimakan, dia merekomendasikan salmon, makarel, cod, herring, dan tuna kalengan sebagai ikan dengan asam lemak omega-3 yang paling banyak.

"Sayuran berdaun hijau gelap, misalnya, dapat membantu memperlambat penurunan kognitif pada orang dewasa yang menua," sambung dia.

Beberapa sayuran seperti bayam atau kangkung sangat kaya akan vitamin K, yakni mikronutrien yang memiliki efek anti-inflamasi dalam tubuh.

Sehingga dapat bermanfaat dalam kaitannya dengan kondisi terkait usia yang meliputi penyakit kardiovaskular, osteoartritis, dan osteoporosis.

5. Kacang-kacangan

Almond, walnut, dan kacang-kacangan lainnya kaya akan fitokimia kuat yang dapat meningkatkan kesehatan dengan berbagai cara seiring bertambahnya usia.

Faktanya, sebuah studi tahun 2019 di jurnal Antioksidan menemukan bahwa kacang dapat menurunkan faktor risiko beberapa penyakit terkait usia dan memainkan peran kunci dalam mengurangi peradangan maupun stres oksidatif.

"Kacang seperti almond kaya akan vitamin E atau antioksidan yang dikenal untuk menjaga kulit tetap sehat dan awet muda, serta mencegah kerutan wajah," tambah Meshulam.

Kacang lain seperti kenari juga ternyata menyediakan asam lemak omega 3 yang dapat mengurangi peradangan dan terlibat dalam penurunan kognitif.

6. Buah beri

Buah beri, prem, apel, dan ceri manis termasuk di antara buah-buahan yang mengandung antioksidan tertinggi.

"Buah beri ini juga penting karena kandungan antioksidannya melindungi sel dari kerusakan radikal bebas yang mendorong penuaan," terang Meshulam.

Untuk mengonsumsinya dengan cara yang sehat, kita bisa menambahkan buah beri ke smoothie, oat, yogurt, dan granola atau cukup dijadikan sebagai camilan buah yang utuh.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/11/26/123318620/6-makanan-yang-bisa-tunda-penuaan-bagi-pria-di-atas-50-tahun

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.