Salin Artikel

Bedakan, Cruelty Free dan Vegan pada Produk Kosmetik

Banyak produk kosmetik yang diuji dengan melibatkan hewan di laboratorium.

Produsen atau perusahaan pembuat kosmetik melakukan hal ini untuk mengetahui efektivitas produk, serta efek samping yang mungkin ditimbulkan.

Uji coba hewan di laboratorium untuk produk kosmetik mendapat kecaman dari pemerhati hak hewan (animal rights).

Makanya, produsen kosmetik pun meluncurkan produk cruelty free dan vegan.

Meski istilah cruelty free dan vegan sering dipakai perusahaan dan konsumen, namun kedua istilah itu memiliki makna yang berbeda.

Dalam pengertian sederhana, label cruelty free pada produk kosmetik menandakan bahwa produk itu tidak diuji dengan melibatkan hewan.

Sementara, jika sebuah produk kecantikan memiliki keterangan vegan, artinya tidak ada bahan atau kandungan lain yang berasal dari hewan.

Nah, di pasaran, kita dapat menemui tiga tipe produk kosmetik, yang terkait dengan pelabelan ini. 

1. Cruelty free dan vegan

Apabila produsen mencantumkan label cruelty free dan vegan pada produk kosmetik, itu artinya produk tersebut tidak diuji pada hewan dan tidak mengandung bahan hewani.

2. Cruelty free tetapi bukan vegan

Jika kita menemukan label cruelty free pada kosmetik namun tidak ada label bertuliskan vegan, maka produk itu tidak diujicobakan pada hewan.

Hanya saja, terdapat beberapa bahan atau kandungan yang berasal dari hewan dalam produk tersebut.

3. Vegan tetapi tidak cruelty free

Produsen yang memberikan label vegan tetapi tidak mencantumkan cruelty free pada produk menunjukkan produk itu tidak mengandung produk hewani atau bahan yang berasal dari hewan.

Namun sayangnya, produsen melibatkan hewan saat menguji produk tersebut di laboratorium.

Klaim palsu

Lantas, bolehkah produsen kosmetik membuat klaim palsu terkait cruelty free dan vegan?

Barangkali kita bertanya-tanya, apa jadinya jika produsen kosmetik ternama mengklaim produk buatannya cruelty free dan (atau) vegan, namun klaim tersebut palsu?

Apakah produsen kosmetik bisa dituntut atau dikasuskan lantaran membuat klaim palsu?

Sayang sekali. Tidak ada aturan atau hukum yang mengatur terkait penggunaan label cruelty free dan vegan dalam sebuah produk.

Artinya, perusahaan bisa menggunakan label cruelty free dan vegan dengan cara apa pun tanpa harus bertanggung jawab.

Namun, saat ini ada setidaknya empat organisasi sertifikasi yang mengaudit dan mengakreditasi perusahaan atau produk yang cruelty free dan vegan.

Jika kita melihat keterangan cruelty free dan vegan pada kemasan produk kosmetik.

Itu berarti organisasi sertifikasi sudah memverifikasi produsen tidak melibatkan hewan, dan tidak menggunakan bahan hewani dalam produk tersebut.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/11/26/171846920/bedakan-cruelty-free-dan-vegan-pada-produk-kosmetik

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.