Salin Artikel

Ketahui, Risiko Membiarkan Oven Kotor

Jika tidak dibersihkan, kotoran pada oven akan semakin menumpuk. Selain itu, oven akan berbau tidak sedap dan menjadi tempat bakteri berkembang biak.

Namun bahaya lain yang ditimbulkan akibat oven yang kotor tidak hanya itu.

Ketahui apa saja risiko membiarkan oven dalam kondisi kotor, dan bagaimana cara membersihkan perangkat memasak tersebut.

1. Berpotensi menimbulkan kebakaran

Philip Tierno, profesor mikrobiologi dan patologi di NYU Langone Health mengatakan, oven yang kotor dapat menimbulkan kebakaran.

"Minyak adalah bahan bakar, jika kita menumpahkan minyak di dalam oven, minyak akan berfungsi sebagai bahan bakar yang dapat memicu api," kata dia.

Studi yang dilakukan National Fire Protection Association pada Juli 2020 menemukan, memasak merupakan penyebab utama kebakaran dan cedera akibat kebakaran di rumah.

Temuan studi itu mengungkap rata-rata kasus kebakaran akibat memasak per tahun mencapai 172.900 kasus.

Dibandingkan peralatan memasak lain, oven memiliki tingkat risiko terendah untuk menimbulkan kebakaran.

2. Kepulan asap di dapur

"Saat minyak menumpuk di oven, itu akan menimbulkan lingkungan berasap," kata Tierno.

Jika asap keluar dari oven, asap akan terhirup oleh kita dan itu tidak baik untuk kesehatan.

Timbulnya asap dari oven menandakan bahwa oven tersebut harus segera dibersihkan.

"Produk minyak dan minyak bumi yang terdegradasi juga dapat bercampur dengan bahan lain yang mungkin ada di dalam oven."

"Misalnya cairan pembersih natrium hidroksida, yang berpotensi menghasilkan asap beracun," kata dia.

Namun menurut Tierno, belum ada penelitian yang membahas mengenai bahaya kesehatan akibat oven berasap. "Jadi itu bukan faktor yang signifikan," imbuh dia.

Sistem ventilasi pada oven, lanjut Tierno, akan membantu mengeluarkan asap dari oven.

"Venting adalah fitur keamanan yang terpasang pada oven modern," kata dia lagi.

"Saat panas menumpuk, ada ventilasi otomatis yang mengeluarkan udara panas dan kemudian ventilasi lain yang mengalirkan udara panas ke luar, tergantung struktur rumah kita."

3. Memengaruhi rasa makanan

Oven yang kotor bisa menghilangkan rasa pada makanan yang dimasak atau dipanaskan di dalam oven.

"Jika kita memasak kue dalam oven yang dilapisi bahan berminyak, rasa kue akan terpengaruh," sebut Tierno.

Asap dari sisa lemak dan sisa-sisa makanan lama dapat meresap ke dalam makanan yang dipanggang dan memberikan rasa yang tidak enak.

"Bersihkan oven setidaknya sekali setiap tiga bulan, lebih sering jika kita menggunakan oven setiap hari," saran dia.

Oven aman dari kuman dan bakteri

"Bakteri memang tumbuh pada berbagai partikel dalam oven, tetapi panas oven bisa membunuh sebagian besar mikroorganisme ini, dan tentunya mikroorganisme yang berbahaya," terang Tierno.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan, patogen berkembang biak dalam makanan yang bersuhu antara 4,4-60 derajat celsius.

Sementara itu, ketika makanan dipanaskan di dalam oven, suhu pengaturan oven terendah lebih dari angka tersebut.

Tips membersihkan oven

Sebagian oven memiliki fitur self-clean. Artinya, oven tersebut dapat dibersihkan tanpa campur tangan kita.

"Siklus oven yang membersihkan sendiri bekerja dengan memanaskan oven ke suhu yang lebih tinggi," kata Henry Paterson, eksekutif operasi di Housekeep.

"Setelah siklus selesai dan oven mendingin, kita hanya perlu mengelap abu dengan kain lembap."

Ada pun oven yang memiliki fitur pembersihan uap (steam cleaning).

"Kita perlu menempatkan air di dasar oven dan mengatur siklus uap," ujar Paterson.

"Saat oven memanas, air akan berubah menjadi uap, melepaskan sisa makanan dan lemak dari samping dan belakang oven."

Sebelum menggunakan fitur self-clean, ikuti petunjuk yang tercantum dari pabrikan.

"Ada beberapa langkah untuk memastikan proses pembersihan aman, seperti mengeluarkan rak dari oven, memberi ventilasi pada ruangan, dan memastikan tidak ada anak-anak," kata Paterson.

Selama fitur self-clean dijalankan, paparan limbah makanan yang terbakar dalam oven akan melepaskan polutan yang berbahaya.

California Air Resources Board menyatakan, polutan dari siklus self-clean itu dapat mengiritasi hidung dan tenggorokan, serta menyebabkan sakit kepala, kelelahan, dan mual.

Apabila oven di rumah tidak memiliki fitur self-clean, bersihkan dengan cara manual.

"Banyak produk pembersih oven yang tersedia di supermarket, tetapi bahan kimia yang terkandung sangat kuat," ujar Paterson.

"Baca petunjuk pada kemasan produk dengan cermat dan pastikan kita tidak menumpahkan larutan apa pun ke lantai atau permukaan."

Cara lain untuk membersihkan oven, lanjut Paterson, bisa dengan mengukus air dan lemon yang diletakkan di dalam mangkuk.

Kita pun dapat menggunakan campuran soda kue dan cuka untuk membersihkan bekas minyak di dalam oven.

Frekuensi membersihkan oven

Apabila ada kotoran atau remahan makanan yang tercecer ketika menggunakan oven, segera bersihkan remahan itu saat oven sudah dalam kondisi dingin.

"Mengelap oven dengan air dan deterjen halus akan baik-baik saja untuk tumpahan kecil," kata Paterson.

"Pertimbangkan untuk meletakkan nampan di bawah loyang untuk menampung tumpahan," tambah Tierno.

Lebih lanjut Tierno mengatakan, intensitas atau frekuensi membersihkan oven tergantung dari seberapa sering oven digunakan.

Jika kita jarang menggunakan oven, maka oven bisa dibersihkan beberapa kali dalam setahun.

Namun, apabila oven sering digunakan, bersihkan oven setiap satu bulan.

"Bersihkan oven setidaknya sekali setiap tiga bulan, dan lebih sering jika kita menggunakannya setiap hari," kata Paterson.

"Tidak baik jika kita tidak pernah membersihkan oven. Oven yang kotor dan berasap tidak hanya memiliki potensi bahaya, tetapi juga tidak menyenangkan."

 

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/12/06/184318920/ketahui-risiko-membiarkan-oven-kotor

Rekomendasi untuk anda
FEEL GOOD
Ruminasi
Ruminasi
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.